Breaking News:

Tata Cara Isolasi mandiri di Rumah, Jangan Abaikan Hal Berikut

Terinveksi Virus Corona, Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala parah dan harus melakukan isolasi mandiri, jangan sampai salah mengambil tindakan.

Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi TribunPekanbaru / Doddy Vladimir
Tenaga kesehatan berpakaian pelindung diri sedang melakukan swab tes. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terinveksi Virus Corona, Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala parah dan harus melakukan isolasi mandiri, jangan sampai salah mengambil tindakan.

Isolasi bisa dilakukan dengan mandiri atau isoman di rumah jika Anda terkonfirmasi positif Covid-19.

Meskipun tidak menjalani isolasi di fasilitas kesehatan, Anda tetap bisa menjalani isoman dengan menerapkan cara berikut ini.

Tingginya angka terkonfirmasi positif Covid di Indonesia membuat banyak fasilitas kesehatan seperti rumahsakit selalu kehabisan kamar.

Selain kamar, obat-obatan dan oksigen juga mengalami penurunan ketersediaan mengingat banyak pasien yang membutuhkannya.

Isoman menjadi solusi paling bijak bagi pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan

Melansir dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM), sering terjadi kasus di mana pasien terlambat datang ke rumahsakit setelah mengalami gejala berat.

"Mereka (pasien) sudah terkonfirmasi positif Covid-19 pada beberapa hari yang lalu namun baru datang ke rumah sakit setelah mengalami gejala berat,” kata dr. Fithri Islamiyah S.R. dari RSA UGM.

Tata cara menjalani isolasi mandiri di rumah

Pasien perlu melakukan beberapa hal agar isolasi mandiri berjalan dengan baik serta tertangani oleh petugas medis.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved