Breaking News:

Ekonomi Sedang Sulit, Hewan Kurban di Kampar Malah Naik 15 Persen dari Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Jumlah hewan kurban di Kampar Riau justru naik cukup tajam dari tahun lalu. Meski saat ini ekonomi sedng sulit akibat pandemi Covid-19

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIHOMBING
Seekor kerbau siap disembelih di hari pertama Idul Adha, Selasa (20/7/2021) di Tapung Hulu.Hewan kurban di Kampar naik 15 persen dari tahun lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Jumlah hewan kurban di Kabupaten Kampar Riau justru naik cukup tajam dari tahun lalu. Meski saat ini ekonomi sedng sulit akibat pandemi Covid-19.

Secara umum di Kampar, kenaikannya lebih dari 15 persen dari Hari Raya Idul Adha tahun lalu.

Kesulitan ekonomi yang diklaim sejumlah pihak karena imbas pandemi Covid-19 ternyata tidak begitu mempengaruhi antusiasme masyarakat di Kampar untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

"Jumlah potongan (hewan kurban) naik di hampir semua kecamatan yang ada di Kampar lebih dari 15 persen bila dibanding tahun lalu," ungkap Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kampar, Ir Syahrizal melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Deyus Herman, Selasa (20/7/2021).

Jumlah total hewan kurban tahun lalu di Kampar sebanyak 5.428 ekor.

Deyus mengatakan, hewan kurban tahun ini masih lebih banyak dari estimasi Disbunnak Keswan yang diumumkan Minggu (18/7/2021) lalu.

Seperti diketahui, estimasi kenaikannya antara 1-1,5 persen.

Hingga pukul 16.00 WIB, Disbunnak Keswan Kampar mencatat total hewan kurban sebanyak 6.487 ekor.

Terdiri dari 3.448 ekor Kerbau, 2.490 ekor sapi dan 549 ekor kambing.

"Totalnya 6.487 ekor dan ini masih bisa bertambah lagi," ungkap Deyus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved