Breaking News:

Hutan Lindung Bukit Suligi Rohul Terbakar, Water Bombing Diterjunkan,Petugas Berjibaku Padamkan Api

Belum tuntas di Kubu Rokan Hilir dan di Kabun Rokan Hulu, kali ini Karhutla kembali muncul di kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
Ilustrasi water bombing. Hutan Lindung Bukit Suligi Rohul terbakar, water bombing diterjunkan, petugas berjibaku padamkan api. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau semakin meluas. Belum tuntas di Kubu Rokan Hilir dan di Kabun Rokan Hulu, kali ini Karhutla kembali muncul di kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi. Water bombing diterjunkan, petugas berjibaku padamkan api.

Hutan lindung itu berada di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Berdasarkan keterangan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M Edy Afrizal, Kamis (22/7/2021) mengungkapkan, kebakaran lahan yang terjadi di bukit suligi tersebut sudah berlangsung sejak Selasa (20/7/2021) malam.

Hingga saat ini petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah tersebut.

Namun pihaknya belum bisa memastikan luas lahan terbakar di lokasi tersebut.

Sebab saat ini pihaknya belum mendapat laporan pasti dari petugas di lapangan.

"Belum bisa kita prediksi, karena tim masih fokus melakukan pemadaman," katanya.

Edy mengatakan, saat ini petugas terus melakukan upaya pemadaman.

Bahkan pemadaman tidak hanya dilakukan melalui jalur darat saja. Namun juga dilakukan melalui jalur udara dengan melakukan water bombing.

"Kebakaran di Bukit Suligi sudah kita lakukan 50 kali water bombing, dan sekarang water bombing masih terus jalan melakukan pemadaman agar api benar-benar padam," katanya.

Karhutla di bukit suligi tersebut saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh tim Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Kabupaten Rohul.

Sebab ada dugaan lahan tersebut sengaja dibakar untuk perkebunan sawit.

"Itu yang sedang diselidiki tim penegak hukum (Gakkum) Kabupaten Rohul," ujarnya.

"Karena kita tim Satgas Karhutla, baik darat dan udara fokus melakukan pemadaman agar api tidak tambah meluas, sebab potensi bahan bakar cukup banyak," sambungnya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved