Breaking News:

Jadi Korban Hoaks Seolah Larang Salat Idul Adha, Hambali Cuma Tertawa, Berdoa Semoga Pelaku Tobat

Hambali hanya bisa tertawa meluapkan kekesalannya terhadap video hoaks pelarangan Salat Idul Adha yang viral

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Hambali (kaos hitam) memberi santunan kepada anak yatim di Kantor DPMPTSP Kampar. Hambali cuma tertawa jadi korban video hoaks. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Hambali hanya bisa tertawa meluapkan kekesalannya terhadap video hoaks pelarangan Salat Idul Adha yang viral sejak Selasa (20/7/2021). Ia menjadi korban hoaks.

Hambali yang kini menjabat Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kampar merasakan betapa hoaks sangat menyakitkan.

Apalagi ditabrak hoaks berisi hal yang amat sensitif.

"Hoaks masalah sensitif lagi. Berkaitan dengan agama, kan, sensitif itu," tutur Hambali kepada Tribunpekanbaru.com , Kamis (22/7/2021).

"Kita hanya bisa menertawakan aja. Mau gimana lagi," imbuhnya.

Wajah Hambali memang paling tersorot kamera amatir dalam video itu. Mimiknya tampak marah dalam video itu.

Dikaitkannya video tersebut dengan ricuh pelarangan Salat Idul Adha, membuat dia seakan-akan begitu beringas menghadang kegiatan keagamaan.

Video itu diambil saat ia menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kampar.

Ia memimpin langsung operasi pengamanan aksi unjuk rasa ricuh di halaman Kantor Bupati Kampar, Senin, 16 Juli 2018 silam.

Hambali sampai tidak habis pikir dengan ulah pelaku yang tega mengaitkan suasana dalam video dengan pelarangan Salat Idul Adha.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved