Breaking News:

Mantan Walikota Dumai Zulkifli AS Dituntut 5 Tahun Penjara, Terjerat Kasus Suap DAK dan Gratifikasi

Mantan Walikota Dumai Zulkifli AS dituntut 5 tahun penjara, karena terjerat kasus suap Dana Alokasi Khusus atau DAK dan gratifikasi

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Mantan Walikota Dumai Zulkifli AS Dituntut 5 Tahun Penjara, Terjerat Kasus Suap DAK dan Gratifikasi. Foto: Mantan Walikota Dumai Zulkifli AS 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mantan Walikota Dumai Zulkifli AS dituntut 5 tahun penjara, karena terjerat kasus suap Dana Alokasi Khusus atau DAK dan gratifikasi.

Jaksa Penuntut Umum atau JPU dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK , menuntut mantan Walikota Dumai Zulkifli Adnan Singkah atau Zulkifli AS atau Zul AS dengan pidana 5 tahun penjara.

JPU KPK menilai Zulkifli AS terbukti melakukan suap pengurusan DAK Kota Dumai dalam APBNP 2017 dan APBN 2018 serta gratifikasi Rp3,9 miliar.

Zul AS dinyatakan bersalah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Zulkifli AS juga bersalah melanggar Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Tuntutan untuk Zul AS dibacakan JPU KPK dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (22/7/2021).

Sidang yang digelar secara virtual atau video conference ini, dipimpin majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina.

Terdakwa Zul AS, mengikuti sidang dari Rutan Kelas I Pekanbaru.

"Menjatuhkan pidana pada terdakwa Zulkilfli AS alias Zulkifli Adnan Singkah dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan," ujar JPU KPK, Muhammad Nur Azis saat membacakan amar tuntutan.

JPU juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada Zulkifli AS berupa membayar uang pengganti kerugian negara Rp3.848.427.906.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved