Breaking News:

Sudah 2 Pekan Duduki Lahan,Anggota KNES Penerima TORA Desa Senama Nenek Kampar Hadang Pemanen Sawit

Aksi unjuk rasa penerima Tanah Objek Reforma Agraria (KNES) di Desa Senama Nenek masih berlangsung. Sudah 2 pekan duduki lahan

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Seratusan pemilik TORA Senama Nenek, anggota Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES) unjuk rasa di lahan mereka. Sudah 2 pekan duduki lahan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Aksi unjuk rasa penerima Tanah Objek Reforma Agraria (KNES) di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar masih berlangsung hingga Rabu (21/7/2021). Mereka sudah menduduki lahan selama dua pekan ini.

Hermanto Datuk Laksamano dari Persukuan Pitopang ikut bersama anak kemenakannya menduduki lahan.

"Sampai sekarang masyarakat masih duduki lahan," ungkapnya, Rabu (21/7/2021) kepada Tribunpekanbaru.com .

Massa melarang segala aktivitas KNES di TORA milik mereka. Seperti pemanenan dan perawatan.

Hermanto mengatakan, massa mencat merah tanaman di lahan milik mereka sebagai tanda areal yang tidak bisa dikerjakan pihak KNES.

Ada seratusan persil yang telah diberi tanda cat merah tersebut.

"Di lahan yang ada cat merah, KNES nggak bisa beraktivitas apapun. Kalau yang tidak memberi tanda, itu hak mereka mau dipanen," jelas Hermanto.

Menurut Hermanto, massa tetap akan bertahan hingga ada penyelesaian dengan KNES.

Ada tawaran dari KNES bahwa pengunjuk rasa akan dilibatkan dalam pembahasan Daftar Permintaan Uang (DPU).

DPU adalah dasar besaran bagi hasil produksi kepada aggota KNES.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved