Breaking News:

Ulah Nakal Tukang Parkir Di Kota Mataram Ini Buat Repot, Polisi Sampai Lakukan Tes DNA

Penyidik Polisi harus melakukan tes DNA demi membuktikan kejahatan tukang parkir itu.

shutterstock
sampel tes DNA 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Seorang tukang parkir berinisial AS (22) membuat repot penyidik setelah ia tak mengakui perbuatannya. 

Penyidik Polisi harus melakukan tes DNA demi membuktikan kejahatan tukang parkir itu.

Untuk melakukan tes DNA, polisi pun harus menunggu korbannya melahirkan.

Ya, AS telah menggauli seorang gadis belia hingga hamil dan melahirkan.

AS tertarik dengan korban karena kerap melihat korban bermain di kos temannya.

Ia berusaha mendekati ABG itu hingga mengajak pacaran.

Setelah itu, pelaku menggauli gadis belia itu hingga hamil dan melahirkan.

Awalnya, pelaku tak mengakui perbuatannya, namun terbukti setelah dilakukan tes DNA antara bayi korban dan pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemuda ini diduga melakukan perbuatan bejatnya sekitar bulan Juni 2020, pukul 10.00 Wita, di kos-kosannya, di kawasan Ampenan, Kota Mataram.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/7/2021), menjelaskan kronologi kejadian.

Dugaan pidana rudapaksa itu berawal saat korban atau si anak sering bermain di kos temannya.

Kos temannya itu bersebelahan dengan kos tersangka AS.

Karena sering bertemu, tersangka AS mendekati korban lalu merayunya dan mengajaknya berpacaran.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved