Breaking News:

Varian Covid-19 Paling Ganas Bakal 'Kuasai' Dunia Dalam Waktu Dekat, WHO: WASPADA

Varian Delta akan menjadi strain yang mendominasi secara global dalam beberapa bulan mendatang karena mengungguli varian lainnya.

Reuters via Capture CNA
Hamparan kuburan pasien Covid di Jakarta 

Menurut kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS Dr. Rochelle Walensky, varian delta bertanggung jawab atas 83 persen dari semua kasus Covid-19 yang terjadi di AS. 

Kondisi tersebut membuat AS mendorong dilakukannya vaksinasi kepada warga yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Pasalnya, kelompok itu bertanggung jawab atas sebagian besar kasus baru, rawat inap, dan kematian. 

Masih mengutip Market Watch, penghitungan global untuk penyakit yang disebabkan oleh virus corona berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, naik di atas 191,4 juta pada hari Rabu. Sementara jumlah kematian naik di atas 4,1 juta.

AS memimpin dunia dengan total 34 juta kasus dan kematian dengan 609.549.

India berada di urutan kedua dengan kasus 31,2 juta dan ketiga dengan kematian 418.480, menurut angka resminya.

Brasil berada di urutan kedua dalam kematian dengan 544.180 tetapi ketiga dalam kasus dengan 19,4 juta.

Meksiko memiliki angka kematian tertinggi keempat dengan 236.810 kasus. Akan tetapi hanya mencatat 2,7 juta kasus.

Di Eropa, Rusia terus mengungguli Inggris dengan angka kematian mencapai 148.229 kasus.

Sementara Inggris mencatatkan 129.109 kematian.

Hal ini  menjadikan Rusia sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi kelima di dunia dan tertinggi di Eropa.

China, tempat virus pertama kali ditemukan pada akhir 2019, telah mencatatkan 104.362 kasus yang dikonfirmasi dan 4.848 kematian, menurut angka resminya. 

(*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved