Breaking News:

Video Berita

VIDEO: 5 Ha Lahan Diduga dalam Kawasan Hutan di Penyasawan Terbakar, Air dan Angin Jadi Kendala

Semula api membakar lahan tidur, lalu merembet ke lahan perkebunan warga. Sehingga lahan yang terbakar mencapai lima hektare

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR-- Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) cukup besar terjadi di Kampar, Kamis (22/7/2021) sore.

Tepatnya di RT 21 RW 20 Bukit Injin Dusun Penyasawan Selatan Desa Penyasawan Kecamatan Kampar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Candra Lukita mengungkapkan, api mulai muncul sekitar pukul 16.30 WIB.

Semula api membakar lahan tidur, lalu merembet ke lahan perkebunan warga. Sehingga lahan yang terbakar mencapai lima hektare.

"Api belum padam," ungkap Adi kepada tribunpekanbaru.com berdasarkan laporan yang diterima dari tim di lapangan pukul 18.30 WIB.

Tim gabungan berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Adi mengatakan, api cepat merembet karena angin kencang.

Upaya pemadaman terkendala lokasi kebakaran sulit dijangkau kendaraan roda empat. "Tidak ada sumber air," katanya.

Ia menyebutkan, upaya pemadaman melibatkan tim gabungan dari Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kampar, Kepolisian Sektor Kamlar, serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) setempat.

Masyarakat sekitar juga turut terlibat memadamkan api. Pemadaman terpaksa dilakukan secara manual.

Sementara itu, kata Adi, penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan.

Lokasi kebakaran diduga dalam kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).

Ini jika dilihat dari titik koordinat lokasi kebakaran yang diplot ke aplikasi Peta Interaktif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

( Tribunpekanbaru.com / ndo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved