Breaking News:

Wanita Di India Berburu Sperma Suami Yang Positif Covid, Antisipasi Jika Suaminya Meninggal

Putusan pengadilan menjadi harapan bagi wanita-wanita di negara bagian itu untuk tetap memiliki anak dari suaminya yang telah meninggal.

Editor: Guruh Budi Wibowo
Uang SHARMA / AFP
Covid-19 di Indiasemakin memburuk dan menurunkan harapan hidup pasien 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang wanita di India meminta rumah sakit di Vadodara melakukan prosedur IVF/Assisted Reproductive Technology (ART) untuk menyimpan sperma suaminya yang kritis akibat Covid.

Wanita itu ingin mengandung janin dari suaminya jika nanti suaminya meninggal. 

Wabah Covid-19 yang melanda India membuat harapan hidup di negeri Bollywood itu turun drastis.

Keinginan wanita itu pun dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Gujarat.

Putusan pengadilan menjadi harapan bagi wanita-wanita di negara bagian itu untuk tetap memiliki anak dari suaminya yang telah meninggal.

Wanita yang namanya dirahasiakan itu mengajukan permohonan uniknya ke poengadilan setelah rumah sakit menolak permintaannya dengan alasan suaminya akan selamat dan sembuh dari Covid.

Namun, wanita tersebut bersikeras jika suaminya tak akan memiliki harapan setelah semakin memburukya wabah Covid yang melanda di India.

Menurutnya, permintaannya untuk mengumpulkan sperma suami lantaran situasi mendesak.

Meski dikabulkan oleh pengadilan, namun wanita itu harus mendapatkan izin lebih lanjut dari pengadilan dalam memulai program inseminasi buatan.

Dilansir dari India Times, suami dari wanita itu ternyata mendukung penuh keinginan sang istri. 

Tampaknya, sang suami pun merasa tak memiliki harapan unutk hidup setelah terinfeksi Covid.

Sang suami telah menderita kegagalan multi-organ dan harus menggunakan sistem pendukung kehidupan.

Dokter pun menyatakan jika pasien tersebut hanya memiliki peluang kecil untuk hidup.(Tribunpekanbaru.com).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved