Breaking News:

Diupah Rp150 Ribu Per Trip, 4 Pelaku Pengangkut Kayu Ilegal di Dumai Dibekuk, Pemberi Order Kabur

Dapat upah Rp 150 ribu per tripnya, 4 pelaku pengangkut kayu ilegal di Dumai dibekuk, sayangnya pemberi order berhasil kabur

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/DONNY KUSUMA PUTRA
Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dalam konferensi pers di Polres Dumai, Jumat (23/7/2021). Diupah Rp150 ribu per trip, 4 pelaku pengangkut kayu ilegal di Dumai dibekuk. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Diupah Rp 150 ribu per tripnya, 4 pelaku pengangkut kayu ilegal di Dumai dibekuk, sayangnya pemberi order berhasil kabur, dan kini jadi buruan polisi.

Polres Dumai berhasil mengamankan 4 pengangkut kayu diduga hasil illegal logging atau pembalakan liar di Kecamatan Sungai Sembilan, pada Senin (19/7/2021) lalu.

Meskipun sudah berhasil mengamankan empat pengangkut kayu, namun Polres Dumai, belum bisa menangkap pemilik kayu ilog, dan si pemilik sudah ditetapkan DPO.

Dalam konferensi pers di Polres Dumai pada Jumat (23/7/2021), Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira mengatakan, bahwa pengungkapan aktivitas illegal logging ini berawal dari informasi yang diterima Polres Dumai dari masyarakat pada Senin (19/7/2021).

"Mendapatkan informasi ini, Satreskrim beserta Polsek Sungai Sembilan melakukan penyelidikan, ke tempat yang diinfokan yang berada di kecamatan Sungai Sembilan," kata Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Sanny Handityo dan Kasat Reskrim AKP Fajri.

Dari penyelidikan yang dilakukan, tambahnya, tim menemukan 1 unit mobil berikut 2 orang di dalamnya yang tengah menarik 2 ton kayu.

Kayu-kayu tersebut akan dibawa ke gudang kayu di Jalan Kaplingan Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan.

"Dari tangkapan yang pertama, kemudian dilakukan pengembangan. Ditemukan kembali 2 kendaraan yang juga mengangkut kayu. Barang bukti kayu masing-masing 1,5 ton dan 2 ton," sebutnya

Lebih lanjut dijelaskannya, dari dua penangkapan tersebut, Polres Dumai menetapkan empat orang tersangka.

Masing-masing berinisial ON (32) warga Jalan M Soleh Basilam Baru, SU (38) Warga Jalan Pangkalan Durian Basilam Baru, MT (22) warga Nerbit Kecil dan MR (19) warga Nerbit Kecil.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved