Breaking News:

Kampar

Inspektorat Kampar Usut Laporan Anggaran Desa Pulau Sarak, Kejari Bantah Pernyataan Komisi I DPRD

Kepala Inspektorat Kampar,dalam laporan realisasi APBDes 2020 Pulau Sarak ditemukan dua kegiatan belum terlaksana, namun anggaran terlanjur tersedot.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: CandraDani
Dok. HaloMoney.co.id
Ilustrasi uang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Inspektorat Kampar, Febrinaldi Tridarmawan mengkonfirmasi penanganan dugaan penyimpangan anggaran Desa Pulau Sarak Kecamatan Kampar. Bukan Kejaksaan seperti dikemukakan Ketua Komisi I DPRD Kampar, M. Ansar.

Febri, sapaan akrabnya, mengatakan, Tim pada instansi yang dipimpinnya sedang melakukan pemeriksaan khusus terhadap laporan keuangan Pulau Sarak.

Ia menjelaskan, indikasi awalnya.

Menurut dia, dalam laporan realisasi APBDes 2020 Pulau Sarak ditemukan dua kegiatan belum terlaksana.

Tetapi anggaran tersedot.

Total anggaran dua kegiatan tersebut mencapai Rp. 200 juta.

Baca juga: Rumor Temuan BPK Rp 13 M Anggaran Desa di Kampar, Komisi I DPRD dan Inspektorat Beri Klarifikasi

Ia tidak memerinci kedua kegiatan tersebut.

"Masih proses (pemeriksaan khusus) Tim Audit (Inspektorat Kampar)," ungkap Febri kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (23/7/2021).

Ia mengatakan, indikasi penyimpangan mencuat karena tidak terdapat dalam Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA)

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kampar menegaskan tidak sedang menangani dugaan penyimpangan anggaran Desa Pulau Sarak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved