Breaking News:

Mahasiswa Di Medan Meninggal Usai Divaksin Sedangkan Omnya Koma, Wakil DPRD: Vaksin Jenis Sinovac

Rajudin mengatakan bahwa vaksin tersebut berjenis Sinovac, namun ia belum mendapatkan lokasi tempat vaksin di Belawan tersebut.

Editor: Guruh Budi Wibowo
NICOLAS ASFOURI / AFP
ILUSTRASI Vaksin Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang mahasiswa di Medan meninggal dan pamannya koma usai mendapatkan Vaksin Covid-19.

Sebelum meninggal, mahasiswa Universitas Medan (Unimed) itu demam tinggi sehari usai divaksin. 

Keduanya adalah warga Jalan Karya Setia, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat berinisial EPN (21).

Wakil Ketua DPRD Medan, H Rajudin Sagala membeberkan kronologi tersebut. 

Menurut Rajudin, EPN bersama empat orang keluarganya pergi untuk ikut vaksin di daerah Medan Belawan.

"Mereka ada 5 orang sekali vaksin serentak sekeluarga termasuk omnya di Belawan juga," jelasnya, Jumat (23/7/2021).

Ia menerangkan bahwa paman korban yang juga sama-sama vaksin di lokasi tersebut.

Namun, setelah divaksin malah membuat pamannya koma dan hingga hari ini tak juga sadarkan diri.

"Dia sama pamannya juga di vaksin, pamannya tidak sadarkan diri hingga hari ini dan masih di rawat di RS Haji.

Rajudin mengatakan bahwa vaksin tersebut berjenis Sinovac, namun ia belum mendapatkan lokasi tempat vaksinasi yang didatangi mereka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved