Breaking News:

Selebgram Aceh Herlin Kenza Jadi Tersangka Terkait Kasus Kerumunan di Lhokseumawe

Selebgram Aceh Herlin Kenza memenuhi panggilan polisi dan jalani pemeriksaan di Polres Lhokseumawe setelah acaranya menyebabkan kerumuman

Editor: Sesri
Dok Polres Lhokseumawe
Selebgram berinisial Herlin Kenza yang sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe resmi dijadikan tersangka atas kasus tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, pada Jumat (23/7/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Selebgram Herlin Kenza ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kegiatan yang sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum disimpulkan bahwa kerumunan masyarakat di salah satu toko di Pasar Inpres tersebut sudah melanggar Kekarantinaan Kesehatan dengan mengabaikan protokol kesehatan (Protkes).

Hal itu sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP.

“Sudah ditetapkan tersangkanya. Itu berdasarkan pemeriksaan baik terduga pelaku maupun saksi-saksi, termasuk satu ahli hukum pidana,” jelas Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Sabtu (24/7/2021).

Sebelumnya, Selebgram Aceh Herlin Kenza memenuhi panggilan polisi dan jalani pemeriksaan di Polres Lhokseumawe.

Herlin Kenza mendatangi Polres Lhokseumawe sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (22/7/2021) menggunakan mobil Suzuki Ertiga BL 1093 KW.

Ia turun dengan dikawal dua orang pria langsung menuju keruang Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Lhokseumawe.

Herlin tampak mengenakan pakai berwana hitam dengan memakai kacamata hitam masuk keruangan Tipiter ke Lantai 2, untuk menjawab sejumlah pertanyaan penyidik terkait kasus menimbulkan kerumunan.

Sejumlah wartawan yang mencoba merekam proses pemeriksaan tersebut, justru gagal karena dilarang dan tidak diperbolehkan memasuki ruangan pemeriksaan setempat.

Dengan alasan takut mengganggu proses pemeriksaan tersebut dan dilarang merekam suasana sesi tanya jawab.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved