Breaking News:

Apa yang Harus Dilakukan setelah Isolasi Mandiri? Apakah Masih Bisa Menularkan Covid-19?

Beberapa penyintas bahkan mengalami long covid atau gejala yang berkepanjangan hingga tiga bulan.

Editor: Firmauli Sihaloho
istimewa / Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro memberi keterangan pers, Senin (19/10/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Isolasi mandiri dapat dilakukan Pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala atau hanya bergejala ringan saja.

Kendati demikian, penanganan harus dilakukan tanpa abai.

Namun, mereka yang melakukan isoman terkadang masih bertanya-tanya, kapan tubuh mereka dikatakan aman dan tidak lagi berpotensi menularkan virus pada orang lain?

Menjawab pertanyaan tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menjelaskan, virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bersifat self-limiting disease.

Artinya, penyakit ini sebetulnya dapat sembuh sendiri setelah periode infeksi selesai.

Gejala yang ditimbulkan oleh infeksi ini memang bisa berlangsung lama.

Baca juga: FAKTA PPKM Level 4 yang Resmi Diperpanjang hingga 2 Agustus: Ada Pelonggaran untuk Sektor Ini

Baca juga: Semua Sektor Diawasi Saat PPKM Level 4 Berlangsung Di Pekanbaru

Beberapa penyintas bahkan mengalami long covid atau gejala yang berkepanjangan hingga tiga bulan.

Namun, periode penularan sebetulnya tak sepanjang itu.

"Biasanya berlangsung 10-14 hari. Makanya kalau ada orang yang terinfeksi SARS CoV-2 ini dan mendapatkan hasil positif, diputuskan oleh dokter melakukan isolasi mandiri."

Hal itu dipaparkannya dalam Siaran Sehat Radio Kesehatan yang bertajuk "Sambut Idul Adha #DiRumahAja", Senin (19/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved