Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Defisit Hingga Rp 156 M, APBD Perubahan Pelalawan Diprediksi Turun 15 Persen

Kekurangan anggaran ini dirasakan oleh semua daerah di seluruh Indonesia karena kondisi keuangan negara yang kurang baik

Penulis: johanes | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI--Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan Riau tahun 2021 mengalami defisit dan diperkirakan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Hal itu mencuat saat rapat evaluasi APBD yang dilaksanakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin langsung Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH pada Jumat (23/07/2021) pekan lalu.

Pertemuan di auditorium lantai lll kantor bupati itu membahas defisit anggaran yang sebabkan beberapa faktor.

Sekaligus mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2021 yang akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

Usai memimpin rapat, Wabup Nasarudin menyebutkan terjadinya defisit anggaran sebesar Rp 156 Miliar lebih dari total APBD Pelalawan tahun 2021.

Kekurangan anggaran ini dirasakan oleh semua daerah di seluruh Indonesia karena kondisi keuangan negara yang kurang baik.

Akibatnya seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melakukan evaluasi program dan kegiatannya yang sebelumnya telah disusun pada APBD.

"Kita minta kepada OPD masing-masing untuk melakukan rasionalisasi pada anggarannya antara 15 sampai 20 persen," terang Wabup Nasarudin kepada tribunpekanbaru.com.

Proses evaluasi dan rasionalisasi anggaran itu harus tuntas dalam pekan ini dan dilaporkan segera ke TAPD untuk dapat dievaluasi kembali.

Nasarudin menekankan agar kegiatan yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat banyak bisa dicoret.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved