Breaking News:

Ingin Hujat Ayah Tiri Bejat,Gagahi Anak Tiri Umur 9 Tahun,Buron 4 Bulan Pasrah Saat Dipasang Borgol

Aksi bejat ayah tiri di Rohul ini bikin orang tak tahan untuk menghujat. Dengan tega ia gagahi anak tiri umur 9 tahun lalu kabur

Penulis: Syahrul | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Tim Opsnal Polsek Ujung Batu bersama pelaku berinisial AG. Tersangka gagahi anak tiri umur 9 tahun lalu kabur, buron 4 bulan pasrah saat dipasang borgol. 

Sebelumnya, peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan orang terdekat juga terjadi di Rohul.

Mirisnya, sang anak yang masih belia itu hamil dua bulan akibat perbuatan sang ayah kandung.

JL (42), lelaki amoral dari Kecamatan Kunto Darussalam ini diketahui tega menyetubuhi putri kandungnya sendiri yang masih berusia 15 tahun hingga hamil.

Aksi JL terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat ke Polsek Kunto Darussalam pada Sabtu (27/2/2021) lalu.

Terungkap kemudian, ternyata aksi bejat itu sudah berlangsung selama lima bulan terakhir.

Diterangkan oleh Paur Humas Polres Rohul Ipda Refly pada Senin (1/3/2021), pelaku diketahui telah melakukan tindakan amoralnya itu kepada anaknya pertama kali sekira September tahun 2020 lalu.

"Karena merasa aksinya berlangsung aman, JL kemudian secara aktif menggauli anak kandungnya sendiri hingga lima bulan," sebutnya.

Terakhir, pelaku diketahui melancarkan nafsu bejat pda anaknya itu di sebuah kolam ikan di kawasan Ujung Batu, Rokan Hulu pada Sabtu (27/2/2021).

Saat diamankan oleh petugas, JL mengaku menyetubuhi anak kandungnya sendiri lantaran tergoda melihat kemolekan tubuh anak gadisnya yang beranjak dewasa itu.

"Pertama kali dilakukan pelaku aksinya kepada korban pada September tahun lalu. Pada saat itu, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang Rp 50 ribu usai kejadian," katanya.

Terakhir kali melakukan aksi bejatnya itu, pelaku memberikan korban uang senilai Rp 30 ribu kepada putrinya tersebut.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi, JL sudah mensetubuhi anak kandungnya itu sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.

Hingga akhirnya, selama dua bulan belakangan korban sudah telat datang bulan dan diduga mengalami kehamilan usia dua bulan.

Ayah bejat ini dijerat dengan UU Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman pidana kurungan penjara atas perbuatan melanggar hukumnya tersebut.

( Tribunpekanbaru.com / Syahrul Ramadhan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved