Breaking News:

Timor Leste kini Bergantung pada China, 1.000 Warganya Sampai Pergi ke China untuk Belajar 

Timor Leste diakui sebagai negara merdeka pada 20 Mei 2002 setelah perjuangan panjang para elit negera itu untuk melepaskan diri dari Indonesia

Editor: Muhammad Ridho
The Guardian
Ilustrasi (Tentara Timor Leste) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Timor Leste diakui sebagai negara merdeka pada 20 Mei 2002 setelah perjuangan panjang para elit negera itu untuk melepaskan diri dari Indonesia

Australia bersama Portugal bersama negara barat lainnya merupkan pihak yang terus memaksakan kemerdekaan negara di bagian Timur Pulau Timor

Kini setelah merdeka, Australia mengeruk habis kekayaan Timor Leste dan membiarkan negara itu tetap miskin

Sementara China juga datang dan memberikan pinjaman besar ke rakyat Bumi Lorosae

Meski demikian Indonesia yang pernah menjadiakn Timor Leste sebagai bagian dari negara ini tetap menjadi negara utama dalam memasok kebutuhan pokok negara itu

Pemerintah Timor Leste menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Pemerintah dan rakyat Republik Rakyat Tiongkok (China).

Ini menyusul kehancuran besar-besaran dan hilangnya nyawa akibat hujan deras beberapa hari terakhir di Tiongkok tengah, yang menurut otoritas meteorologi negara itu adalah terberat dalam seribu tahun terakhir.

Sedikitnya 25 orang tewas dan tujuh orang hilang di ibu kota provinsi Zhengzhou, yang terletak sekitar 700 kilometer barat daya Beijing.

Juru Bicara Pemerintah Konstitusi Kedelapan, Menteri Fidelis Magalhaes, atas nama Perdana Menteri, Taur Matan Ruak dan seluruh Pemerintah, menyatakan "solidaritasnya dengan Pemerintah dan Rakyat Republik Rakyat Tiongkok, yang menghadapi dampak dari ini bencana."

Dia juga menyatakan bahwa "pada saat yang sulit ini, pikiran kami bersama para korban dan keluarga mereka dan kami memuji mereka yang tetap bertekad untuk mencari korban".

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved