Breaking News:

Bukan Australia atau Amerika, Ternyata China Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Timor Leste

Merdeka tahun 2002 silam memilih memisahkan diri dari Indonesia, kini kondisi Timor Leste dinilai belum berkembang banyak.

Editor: Ilham Yafiz
(KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA)
Mal di kota Dili, Timor Leste, Sabtu (13/5/2017) silam 

"China sangat, sangat mendukung."

Memang, China menyediakan dana untuk gerakan kemerdekaan Timor-Leste selama pendudukan Indonesia, tidak seperti banyak pemerintah Barat lainnya, dan mendukung gerakan di Dewan Keamanan PBB pada akhir tahun 1970-an, ketika banyak negara Barat abstain pada suara penting hingga tahun-tahun berikutnya.

China juga merupakan negara pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Timor-Leste merdeka pada tahun 2002.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah membangun gedung perkantoran untuk Kementerian Luar Negeri Timor-Leste, Kementerian Pertahanan, dan Angkatan Pertahanan Timor-Leste, serta Istana Kepresidenan.

Lebih dari seribu pegawai sipil Timor Lorosa'e telah mengunjungi Tiongkok untuk pelatihan, sementara ribuan teknisi Tiongkok telah membimbing rekan-rekan mereka tentang metode pertanian terkini, perencanaan kota, pariwisata, dan sebagainya.

Secara ekonomi, China berarti impor yang lebih murah dan potensi ekspor untuk Timor-Leste.

Menurut statistik pemerintah, pada 2014, Timor-Leste menghabiskan $ 982 juta untuk impor.

Ekspornya, tidak termasuk minyak bumi, hanya bernilai $ 91 juta.

Hal ini menyebabkan defisit perdagangan sebesar $ 891 juta, jumlah yang cukup besar mengingat PDB-nya hanya $ 1,37 miliar tahun itu.

Mayoritas impornya masih datang dari Indonesia dan Singapura, tetapi, pada 2014, Cina menjadi penyedia barang ketiga terbesar di Timor-Leste, senilai $ 41 juta tahun itu.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved