Breaking News:

Presiden Jokowi Dikritik soal Penangan Pandemi, Mahfud: Tak Bisa Dijatuhkan dengan Alasan Covid-19

Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak bisa dijatuhkan karena tidak ada pelanggaran dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Editor: Firmauli Sihaloho
Kompas TV
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD dalam konferensi pers mengenai pernyataan KKB dikaregorikan sebagai terorisme. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat ini, pemerinta Indonesia berjibaku menangani Pandemi Covid-19.

Berbagai upaya dilakukan melalui kebijakan.

Meski begitu, banyak pihak mengkritisi kebijakan tersebut.

Terlebih banyaknya terjadi penyelewengan serta kebijakan yang kerap berubah.

Juga, melonjaknya angka kasus positiif Covid-19 dinilai menjadi kegagalan pemerintah.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud dengan tegas mengatakan Pemerintah Indonesia saat ini tak bisa digulingkan dengan alasan covid-19.

Profesor yang mengkritisi alur Sinetron Ikatan Cinta ini menegaskan pemerintah tidak bisa dijatuhkan karena tidak ada pelanggaran dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Mahfud saat menggelar dialog virtual bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senin (26/7/2021).

Baca juga: Tangis Nagita Slavina Pecah Lihat Kondisi Wajah Janin Saat USG, Dokter: Coba Lihat Mukanya

Baca juga: Wah, di Jepang Vaksin Covid-19 Dibuang, Pemerintah Negeri Sakura Ambil Tindakan Tegas

"Pemerintah juga punya keyakinan, kalau pemerintah Insya Allah sekarang ini tidak bisa dijatukan karena alasan Covid-19, karena tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan dan ternyata NU juga berpandangan demikian," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Dalam dialog itu, Mahfud menanggapi Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved