Breaking News:

Wah, di Jepang Vaksin Covid-19 Dibuang, Pemerintah Negeri Sakura Ambil Tindakan Tegas

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan meminta laporan kapan vaksin dibuang karena vaksinasi di tempat kerja.

Editor: Firmauli Sihaloho
Reuters
Sejumlah lembaga penelitian Jepang yang sedang dalam upaya pengembangan vaksin corona menjadi sasaran serangan siber demi mencuri informasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jepang saat ini terus menggencarkan proses vaksinasi Covid-19 kepada warganya.

Akan tetapi, dalam upaya memutus rantai pandemi ini, tersiar kabar vaksin sengaja dibuang oleh sejumlah pihak.

Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Jepang mengambil tindakan tegas.

Pemerintah akan mengumumkan nama-nama perusahaan dan perguruan tinggi yang membuang-buang vaksin Covid-19.

"Untuk mengurangi pembuangan vaksin corona, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan telah memutuskan untuk mempublikasikan di situs webnya perusahaan yang membuang vaksin dalam botol untuk vaksinasi kerja," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (27/7/2021).

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, perusahaan dan universitas yang membuang vaksin dalam botol tanpa digunakan karena alasan seperti pembatalan atau kedaluwarsa vaksin harus dipublikasikan.

Di situs web Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan, nama-nama perusahaan dan universitas, serta rincian pembuangan dan langkah-langkah untuk mencegah terulangnya akan diumumkan.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan meminta laporan kapan vaksin dibuang karena vaksinasi di tempat kerja.

Demikian pula kalau ada masalah dengan freezer selama ini juga harus diumumkan.

"Kami ingin mengurangi jumlah pemborosan dengan mengungkapkan nama perusahaan dan segalanya secara terbuka sehingga bisa diketahui masyarakat pula," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved