Breaking News:

Kecelakaan Kerja di Kawasan Industri Dumai, Dua Pekerja Tewas, Ini Kata PT Wilmar Sebagai Pengelola

Kecelakaan Kerja terjadi di Kawasan Industri Dumai , dua pekerja tewas, ini kata petinggi PT Wilmar sebagai pengelola.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nolpitos Hendri
http://ppi.kemenperin.go.id/
Kecelakaan Kerja di Kawasan Industri Dumai, Dua Pekerja Tewas, Ini Kata PT Wilmar Sebagai Pengelola. Foto: ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kecelakaan Kerja terjadi di Kawasan Industri Dumai , dua pekerja tewas, ini kata petinggi PT Wilmar sebagai pengelola.

PT Wilmar Dumai Pelintung atau pengelola Kawasan Industri Dumai (KID), dinilai melanggar Permenaker Nomor 19 Tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan pekerjaan kepada perusahaan lain sehingga terjadi Kecelakaan Kerja

Berdasarkan Keterangan Kadis Nakertrans Satrio Wibowo, pihak PT Wilmar baru melaporkan sub kontraktor ke Dis‎nakertras Dumai, setelah kejadian laka kerja, bahkan saat kejadian Kecelakaan Kerja pihak Wilmar tak langsung melapor ke pihaknya. 

Bahkan, pihak Disnakertrans Dumai, menduga PT Wilmar Dumai Pelintung tidak melakukan pengawasan terhadap jalannya pekerjaan tersebut, sehingga terjadinya Kecelakaan Kerja atau tidak pelakukan pengawasan K3.

Menanggapi hal tersebut, Pengelola Kawasan Industri Dumai, telah berkordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Dumai terkait Kecelakaan Kerja yang terjadi di salah satu lokasi kawasan tersebut. 

Kepala Unit Kawasan Industri Dumai (KID), atau GM Wilmar Group Dumai, Rachmad Syah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Disnaker Dumai mengenai Kecelakaan Kerja tersebut segera setelah hal itu terjadi. 

Bukan hanya itu saja, tambahnya, pihak Perusahaan juga telah berkordinasi dengan Kepolisian untuk melaksanakan investigasi.

Hingga saat ini koordinasi dengan dua instansi tersebut terus berlangsung. 

"Kami sudah melakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku," katanya, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, KID melakukan sejumlah perbaikan terkait dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), diantaranya, mewajibkan kontraktor agar melapor kepada Disnaker Dumai sebelum memulai kerja dan mereka diwajibkan telah menjadi anggota Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS). 

Diakuinya, dengan upaya-upaya tersebut, pihaknya berharap potensi kecelakaan dapat ditekan, sedangkan K3 adalah hal yang mutlak bagi operasional di sebuah perusahaan atau pabrik, pihaknya berupaya agar aturan tersebut selalu ditegakkan. 

Menurutnya, realisasinya juga membutuhkan partisipasi seluruh karyawan agar dapat dilaksanakan dengan baik.

Untuk itu dibutuhkan sosialisasi dan pengawasan dari seluruh pihak.

"Perusahaan sub-kontraktor telah mengurus dan memenuhi hak ahli waris korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya

‎Sebelumnya, Telah terjadi kecelakaan kerja di area Kawasan Industri Dumai, dua pekerja dari perusahaan sub-kontraktor tewas karena terpeleset saat membersihkan pabrik.

Berita Terkait Kecelakaan Kerja Lainnya

Baca juga berita Tribunpekanbaru.com berjudul " Kecelakaan Kerja di Kawasan Industri Dumai, Dua Pekerja Tewas, Ini Kata PT Wilmar Sebagai Pengelola " di Babe dan Google News.

Artikel berjudul " Kecelakaan Kerja di Kawasan Industri Dumai, Dua Pekerja Tewas, Ini Kata PT Wilmar Sebagai Pengelola " ini ditulis wartawan Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra .

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved