Breaking News:

Bengkalis

Kejari Tetapkan Ketua PABBSI Bengkalis Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bengkalis Tahun 2019

Penetapan tersangka Ketua PABBSI Bengkalis berinisial DY,diumumkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti,Rabu (28/7) siang

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Kejari Bengkalis Tetapkan Ketua Cabor PABBSI Bengkalis Sebagai Tersangka Penggunaan Dana Hibah KONI Bengkalis, Rabu (28/7) siang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Setelah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran dana hibah KONI Bengkalis 2019 dari bulan Februari lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis akhirnya menetapkan satu orang tersangka.

Penetapan tersangka diumumkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti bersama Kasi Pidsus Jufrizal dan Kasi Intel Kejari Isnan Ferdian, Rabu (28/7) siang di ruangan Pidsus Kejaksaan Bengkalis.

Penetapan dilakukan setelah rangkaian penyelidikan dan penyidikan dilakukan selama enam bulan terakhir.

Dengan pemeriksaan yang dilakukan mulai dari pengurus KONI, hingga kepengurusan masing masing cabang olahraga.

Baca juga: Amperga Bakal Kawal Kejari Bengkalis Usut Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bengkalis

Baca juga: VIDEO: Rapat Kerja Tahunan, KONI Bengkalis Bahas Persiapan Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov 2022

"Setelah rangkaian pemeriksaan yang kita lakukan akhirnya kita temukan dugaan tindak pidana korupsi di cabang olahraga angkat besi binaraga dan angkat berat (PABBSI) Bengkalis," terang Kejari Bengkalis.

Dugaan tindak pidana ini dilakukan oleh Ketua PABBSI Bengkalis berinisial DY.

Pihak Kejaksaan sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali terhadap DY sebagai saksi, namun DY tidak hadir dalam pemanggilan tersebut.

"Sebelumnya kita lakukan pemanggilan sebagai saksi tiga kali pemanggilan tidak hadir. Selain itu pengurus dan atlet PABBSI juga sudah kita periksa sebanyak dua puluh orang sebagai saksi, dan hari ini kita tetapkan tersangkanya ketua PABBSI," terang Kejari.

Tersangka diduga merugikan negara dengan menggunakan dana hibah dari KONI Bengkalis yang diperuntukkan untuk PABBSI Bengkalis.

Kerugian negara yang ditemukan penyidik sebesar Rp 226,840,371 (dua ratus dua puluh enam juta delapan ratus empat puluh ribu tiga ratus tujuh puluh satu rupiah).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved