Breaking News:

Mahasiswa Kukerta UNRI Semprotkan Disinfektan di Tempat Keramaian Antisipasi Penyebaran Covid-19

Penyemprotan disinfektan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan Desa Pulau Terap kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Istimewa
Mahasiswa Kukerta UNRI Semprotkan Disinfektan di Tempat Keramaian Antisipasi Penyebaran Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Wabah Covid-19 telah melanda Indonesia umumnya dan khususnya Riau dan telah menjangkiti 91.948 warga Riau hingga Rabu (28/7/20210.

Wabah Covid-19 menyebabkan berbagai aktifitas kehidupan masyarakat tertunda, ditambah setelah adanya PPKM Pekanbaru level 4 dan PPKM Darurat di sejumlah daerah di Riau.

PPKM membuat orang harus menahan diri untuk ke luar rumah, bekerja dari rumah, sekolah diliburkan, pusat perbelanjaan ditutup, dan dilakukan pengetatan saat malam hari.

Untuk terus menjaga diri dan keluarga dari terpapar Covid-19, perilaku masyarakat harus berubah dengan memetuhi protokol kesehatan.

Universitas Riau sebagai institusi pendidikan yang kini menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) bagi mahasiswa, terdapat perubahan terkait ketentuan pelaksanaan KUKERTA.

Sebelumnya mahasiswa terjun langsung ke lokasi Kukerta kurang lebih selama 3 bulan, namun saat ini mahasiswa cukup menyelenggarakan kegiatan yang mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 selama 40 hari saja.

Adanya ketentuan baru tersebut tidak menyurutkan antusias mahasiswa dalam melaksanakan KUKERTA.

Hal ini terbukti adanya mahasiswa yang melaksanakan Kukerta Balek Kampung, salah satu kampong yang didatangai yaitu Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Program kerja yang dilakukan kelompok mahasiswa Kukerta ini dalam rangka memutus penyebaran mata rantai Covid-19
adalah dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan Desa Pulau Terap kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.

Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat-tempat umum, seperti Masjid, Kantor Desa dan Sekolah.

Program penyemprotan cairan disinfektan yang dilaksanakan pagi hari yakni menggunakan bahan rumah tangga diantaranya cairan pemutih
dan pembersih lantai yang dicampur dengan air.

"Penyemprotan disinfektan ini dilakukan di area-area yang sering di kunjungi oleh masyarakat dengan jumlah yang banyak guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Desa Pulau Terap ini," ujar Asroy Harahap selaku Bhabinkamtibmas.

Berdasarkan keterangan tersebut didapatkan mahasiswa mengutamakan bahan disinfektan yang akan digunakan agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan serta tetap mematuhi protokol kesehatan. ( Tribunpekanbaru.com / Nolpitos Hendri )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved