Breaking News:

Viral Video Wanita Ber-APD Dalam Bus Bagikan Surat Bebas Covid-19 Harga 90 Ribu, Ini Kata Polisi

pihak klinik mengaku penumpang di bus itu melakukan rapid antigen, setelah itu mereka langsung naik lagi ke atas bus sembari menunggu hasilnya.

Editor: Sesri
tangkapan layar
Viral di Sosmed seorang wanita gunakan baju hazmat diduga jual surat bebas COVID 19 kepada penumpang bus 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral video di media sosial seorang wanita yang menggunakan alat pelindung diri (baju hazmat) terlihat sedang membagikan surat hasil rapid test antigen di bus.

Dalam video berdurasi 1 menit 38 detik itu, terlihat wanita itu memegang sejumlah kertas.

Kemudian, dia membagikan surat bebas Covid-19 dengan menyebut nama-nama penumpang tersebut.

Laki-laki yang merekam video lantas bertanya berapa harga yang harus dibayar.

Kemudian, dijawab Rp 90.000 dan suratnya berlaku selama 24 jam.

Karena mengetahui dirinya sedang direkam, wanita tersebut terlihat tidak suka.

"Bapak kalau gambar saya diviralin saya enggak ikhlas ya," kata wanita itu.

Baca juga: VIDEO: Viral Pria Asal Lombok Nikahi Dua Wanita Sekaligus, Sebut Sudah Takdir, Begini Kisahnya

Baca juga: Tentara Wanita Bergoyang Dengan Pakaian Minim Viral Di TikTok, Ternyata Ada Misi Tertentu

Baca juga: VIRAL VIDEO Wanita Berpakaian APD Jual Surat Bebas Covid pada Penumpang Bus Seharga Rp 90 Ribu

Dari rekaman video, tampak di kaca depan bus jurusan Padang-Pariaman-Bukittinggi-Padang Panjang-Payakumbuh, Sumatera Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Satake, peristiwa itu terjadi di dalam bus di Kilometer 33 Rest Area Kalianda Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

"Dari informasi yang saya terima dari kepolisian di Lampung Selatan, video direkam pada 23 Juli 2021 sekitar pukul 11.30 WIB," kata Satake yang dihubungi Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Satake menyebutkan, bus tersebut hendak menyeberang ke Merak melalui Pelabuhan Bakauheni.

Penjelasan pihak klinik

"Hasil penyelidikan polisi di Lampung Selatan, lanjutnya wanita yang membagikan hasil rapid antigen itu berasal dari Klinik Assalam Medical Center (AMC) 3," kata Satake.

Menurut Satake, pihak klinik mengaku penumpang di bus itu melakukan rapid antigen, setelah itu mereka langsung naik lagi ke atas bus sembari menunggu hasilnya.

Setelah hasilnya keluar dan dibuatkan surat keterangan, petugas rapid membagikan surat keterangan kepada para penumpang yang nonreaktif sambil meminta biaya pemeriksaan.

"Apabila para penumpang reaktif maka penumpang tersebut dipanggil dan diarahkan oleh petugas agar tidak melanjutkan perjalanan. Begitu informasi dari Lampung Selatan," jelas Satake.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas.com )

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved