Breaking News:

Bantuan Subsidi Upah Segera Meluncur,Pastikan Perusahaan Daftarkan Hak Pekerja agar Tak Ada Kendala

Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja terdampak PPKM segera meluncur, BP Jamsostek masih tunggu regulasi

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersiap mendukung penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja terdampak PPKM. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersiap mendukung penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja terdampak PPKM.

BPJAMSOSTEK membantu pemerintah dalam menyukseskan penyaluran BSU tersebut.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu regulasi BSU oleh pemerintah.

Regulasi tersebut akan mengatur syarat dan kriteria tentang detail peserta BPJAMSOSTEK yang berhak mendapatkan BSU.

Seperti kelompok segmen pekerja, tanggal kepesertaan aktif, besaran upah maksimum, kategori jenis industri dan wilayah terdampak, serta besaran BSU yang akan diterima.

"Saat ini kami siap untuk dukung Pemerintah salurkan BSU. Sebagai mitra penyedia data, sebelumnya juga kami telah menyampaikan usulan-usulan alternatif penerima BSU,"kata Anggoro melalui rilisnya, Rabu (28/7/2021).

" Tentunya data yang akan kami serahkan sesuai regulasi yang akan ditetapkan pemerintah," sambungnya.

Ia juga menyatakan pengalaman BSU sebelumnya akan membantu BPJAMSOSTEK menyajikan data yang lebih baik.

Pada tahun 2020, BPJAMSOSTEK telah menyerahkan data kepada Pemerintah sebanyak 12,4 juta pekerja dari sekitar 413 ribu perusahaan.

"Perusahaan atau pemberi kerja harus memastikan hak seluruh pekerja untuk terdaftar di BPJAMSOSTEK telah terpenuhi sesuai regulasi Jamsostek," urainya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved