Breaking News:

Covid-19 Dahului Eksekusi Terpidana Mati Di Nusakambangan, Dibawa Oleh Petugas

Seorang terpidana mati kasus pembunuhan yang mendekam Nusakambangan meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Tribunjateng/dok
Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Covid-19 mendahului eksekutor di Nusakambangan. Covid-19 'mengeksekusi' terpidadana mati di pulau itu terlebih dahulu.

Seorang terpidana mati kasus pembunuhan yang mendekam Nusakambangan meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Terpidana mati yang meninggal karena Covid-19 tersebut adalah Napi kasus pembunuhan.

Kepala Lapas Kelas I Batu sekaligus Koordinator Lapas se- Nusakambangan, Jalu Yuswa Panjang mengatakan, napi tersebut meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap, Senin (26/7/2021).

"Ada satu napi asal Jakarta yang sudah lama menghuni Lapas Permisan meninggal dunia karena Covid-19. Yang bersangkutan terpidana mati kasus pembunuhan" kata Jalu saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

Selain itu, kata Jalu, sebanyak tiga napi Lapas Permisan juga tengah menjalani isolasi di RSUD Cilacap.

Jalu mengatakan, saat ini juga terdapat sekitar 180 napi Lapas Permisan yang menjalani isolasi di dalam lapas.

Kondisinya rata-rata mengalami gejala ringan.

Lebih lanjut Jalu mengatakan, penularan Covid-19 di dalam Lapas Permisan diduga berasal dari petugas yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Berdasarkan hasil tes cepat, ada 18 petugas Lapas Permisan yang positif, sehingga mereka menjalani isolasi mandiri di Cilacap," jelas Jalu.

Jalu menambahkan, sejumlah napi di Lapas Besi juga terkonfirmasi positif Covid-19.

"Di Lapas Besi (ada yang positif Covid-19, namun sudah tanpa gejala. Kondisinya berangsur pulih dan membaik, sudah hampir selesai (masa isasinya," kata Jalu.

Dibawa dari alumni

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi menjelaskan, penyebaran Covid-19 di Pulau Nusakambangan kali pertama diketahui dari tiga orang alumni Poltekip angkatan 51 yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 1 Maret 2021.

Pada 5 Maret 2021, dilakukan tes swab massal pada 87 petugas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved