Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Dapati Satgas Arogan, Pimpinan DPRD Pekanbaru: Tak Perlu Takut Buka Tempat Usaha, Taati Aja Prokes

Beberapa pelaku usaha kecil mengaku, masih mendapati petugas Satgas Covid-19 yang melaksanakan razia PPKM Level 4, bersikap arogan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST mengharapkan, agar koordinator Satgas memerintahkan kepada semua tim di lapangan, bersikap santun. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Beberapa pelaku usaha kecil mengaku, masih mendapati petugas Satgas Covid-19 yang melaksanakan razia PPKM Level 4, bersikap arogan.

Padahal, jika pelaku usaha dinilai melanggar, cukup dengan memberikan pemahaman tentang aturan Covid-19.

Kondisi ini sangat disayangkan legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST mengharapkan, agar koordinator Satgas memerintahkan kepada semua tim di lapangan, bersikap santun.

"Amanat di dalam Perda itu bukan harus marah-marah dengan pelaku usaha. Kan tinggal sosialisasikan baik-baik. Perbaiki bahasa petugas di lapangan, jangan kasar apalagi sampai membentak. Kasihan masyarakat," tegas Ginda kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (29/7/2021).

Saat ini, dengan pembatasan yang diberlakukan karena PPKM, usaha masyarakat tidak bisa lagi diprediksi penghasilannya. Apalagi PPKM ini sudah jalan hampir tiga pekan, yang dimulai PPKM Mikro kemarin.

Meski ada aturan PPKM yang diterima lewat surat edaran maupun instruksi, namun di lapangan banyak petugas yang tidak memahami isi dari aturan itu.

"Pengusaha jadi takut-takut untuk membuka usahanya, takut didatangi satgas, takut disanksi segel. Taati aja prokes,’’ sebut politisi Partai Gerindra ini.

Politisi milenial ini menghimbau, serta mengajak kepada seluruh tempat usaha, agar tetap patuhi aturan PPKM. Di tempat usahanya harus menyiapkan tempat air cuci tangan, dan juga alat cek suhu tubuh.

"Kami minta petugas jangan ada lagi arogan. Karena dari awal, semangat kita membuat Perda Covid-19, agar masyarakat menjaga prokes sehingga Covid-19 selesai," pintanya.

Ginda juga mengingatkan Pemko Pekanbaru, untuk dapat memberikan solusi kepada pelaku usaha UMKM selama PPKM berlangsung hingga 2 Agustus mendatang, tetap eksis dan ekonomi tumbuh.

Dia menyarankan Pemko memberikan stimulus dalam bentuk apapun untuk dapat membantu pelaku UMKM.

‘’Baik dari segi perbankan, segi stimulus ataupun yang lainnya, sampai kepada bentuk dukungan pembinaan usaha,’’ katanya lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved