Breaking News:

Di Terik Matahari Dihembus Angin Kencang,Karhutla di Dumai Bakar Lahan Gambut, Api Makin Sulit Mati

Tim kesulitan padamkan api di tengah terik matahari dan hembusan angin kencang. Apalagi lahan yang dipadamkan gambut hingga api makin sulit mati

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Petugas berjibaku padamkan dan lakukan pendinginan Karhutla di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Riau. Karhutla di Dumai bakar lahan gambut, api makin sulit mati. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai Riau semakin meluas. Tim kesulitan padamkan api di tengah terik matahari dan hembusan angin kencang. Apalagi lahan yang dipadamkan gambut hingga api makin sulit mati.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, pada Kamis (29/7/2021) sudah sekitar 39 hektare (Ha) lahan yang terbakar di wilayah ini.

Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Amrizal Anara mengungkapkan, pada Kamis (29/7/2021), ada pelebaran kebakaran lahan di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan.

Sekitar 14 hektare yang awalnya kurang lebih 25 Ha, sehingga total lahan terbakar kurang lebih sekitar 39 Ha.

Dikatakannya, ‎saat ini tim Satgas Karhutla Kota Dumai sedang fokus dalam upaya pemadaman dan pendinginan di beberapa titik api sekaligus melakukan pendinginan.

"Kita prediksi lahan yang terbakar akan bertambah, mengingat kondisi di lapangan kelurahaan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan, masih berangin dan panas terik," katanya.

Dijelaskannya, kendala di lapangan yang ditemui, selain kondisi cuaca panas, dan lahan gambut serta angin kencang, menyulitkan tim untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Amrizal menyebutkan, kondisi lahan gambut memang membuat lahan mudah terbakar, karena sore api sudah berhasil dipadamkan.

Namun saat malam api kembali menjalar sehingga saat pagi luas lahan terbakar semakin luas, ditambah angin kencang.

Menurutnya, bahwa hingga saat ini tim satgas darat, baik TNI Polri dibantu Manggala Agni, BNPB Provinsi dan Satpol PP Provinsi Riau, serta perusahaan disekitar, masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.

"Kita meminta doa kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla, ‎semoga hujan bisa segera turun," harapnya.

Selain itu, tambahnya, kepada camat dan lurah se-Kota Dumai beserta seluruh jajarannya agar proaktif menjaga lingkungan.

Segera laporkan sekiranya ada hotspot/titik api kepada Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan BPBD Kota Dumai agar dilakukan tindakan cepat pencegahan dan pemadaman.

"Kita mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri serta pihak yang yang ikut membantu dalam penanganan Karhutla di Dumai," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved