Breaking News:

Terkesan Sepele Tapi Upahnya Gede,Jadi Manol di Musim Panen Padi,Seminggu Raup Rp5 Juta,Ngapain Aja?

Pekerjaan musiman jadi saat panen padi lumayan untuk pemasukan, seminggu bisa kantongi Rp5 juta, terkesan sepele tapi upahnya gede

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/MAYONAL PUTRA
Sejumlah buruh angkut atau manol padi di kampung Kemuning Muda, Siak Riau menunggu karung-karung berisi gabah untuk diangkut ke rumah pemilik. Pekerjaan ini terkesan sepele tapi upahnya gede. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bekerja jadi manol di musim panen padi, seminggu bisa kantongi Rp5 juta, terkesan sepele tapi upahnya gede.

Tak ada rotan akar pun jadi. Begitu cara Hendra memotivasi diri dan teman-teman seiringnya yang tinggal di dusun III, kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya, kabupaten Siak, Riau.

“Pemuda tidak boleh berpangku tangan, menunggu lamaran diterima di perusahaan bertahun-tahun, apalagi zaman Corona ini, asal ada pekerjaan, gaslah, yang penting berpenghasilan dan halal,” kata pria 24 tahun itu saat berbincang ringan dengan Tribunpekanbaru.com, Rabu (28/7/2021).

Pekerjaan yang dilakoni Hendra bukanlah pekerjaan tetap.

Namun ia memanfaatkan peluang yang bisa menghasilkan, di sekitar tempat tinggalnya.

Saat ini, di sentra padi Kabupaten Siak, tepatnya di kecamatan Bungaraya sedang musim panen.

Hendra mengajak sejumlah teman seiringnya untuk menawarkan jasa angkut padi kepada para petani.

Kesannya pekerjaan ini sepele dan biasa saja. Cerdiknya Hendra, ia bisa berpenghasilan Rp 5 juta per minggu selama jasanya dipakai petani.

“Dari pada habis waktu tidak karuan di warung kopi, lebih baik angkut padi. Beraktivitas untuk menghindari kerumunan, uang juga dapat. Apalagi di zaman ini, tidak saatnya lagi milih-milih pekerjaan,” kata dia.

Hendra bertutur, menjadi tukang angkut padi di kecamatan Bungararaya disebut manol.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved