Breaking News:

Gubernur Riau Syamsuar Tegaskan RS Darurat Covid-19 untuk Golongan Pasien Ini, Pembangunan Digesa

Persiapan RS darurat Covid-19 yang dibangun di lantai 1 Asrama Haji Riau, terus digesa, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan penggunaannya.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Persiapan RS darurat Covid-19 yang dibangun di lantai 1 Asrama Haji Riau, terus digesa, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan penggunaannya. FOTO ILUSTRASI - Warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya saat tiba di Asrama Haji Provinsi Riau, yang diantar petugas dengan menggunakan ambulan, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persiapan RS darurat Covid-19 yang dibangun di lantai 1 Asrama Haji Riau, Jalan Mekar Sari Pekanbaru terus digesa, Gubernur Riau Syamsuar mengungkapkan penggunaannya.

Saat ini petugas sedang melakukan pemasangan instalasi pipa oksigen dan perlengkapan lainya di kamar-kamar yang ada di lantai 1 asrama haji Riau tersebut.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Jumat (30/7/2021) mengatakan rumah sakit darurat Covid-19 yang dibangun di lantai 1 gedung asrama haji Riau diprediksi mampu menampung hingga 150 pasien.

“Kami sudah bicara dengan pihak - pihak terkait yang saat ini tengah bekerja, bahwa rumah sakit darurat Covid-19 kita ini diperkirakan mampu menampung sekitar 100 sampai 150 pasien lah. Karena luasnya juga terbatas karena kita cuma pakai lantai 1 asrama haji,” katanya.

Gubri Syamsuar menambahkan, RS darurat Covid-19 di Riau lebih khusus diperuntukkan kepada pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan ringan.

Sedangkan untuk pasien dengan gejala berat akan tetap mendapat penanganan di rumah sakit umum.

"Jadi rumah sakit ini nanti hanya untuk pasien yang bergejala sedang, kalau yang berat tetap dirumah sakit umum. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar para pasien ini bisa cepat sembuh, yang paling penting itu patuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Syamsuar mengungkapkan, sejauh ini segala hal tengah dipersiapkan sebelum rumah sakit tersebut benar - benar dioperasionalkan.

Terutama terkait sanitasi oksigen yang harus dipastikan berfungsi dengan baik.

"Untuk ketersediaan oksigen di rumah sakit darurat ini kita sudah bekerja sama dengan perusahaan asiana gas, jadi mereka yang menyiapkan sanitasinya berkoordinasi dengan dinas kesehatan," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved