Breaking News:

Kabut Asap Menyelimuti Pekanbaru Hari Ini dan Berbau Menyengat, Ini Penjelasan BMKG

Pantauan Tribunpekanbaru.com di daerah Kecamatan Kulim Pekanbaru, jarak pandang mulai berkurang akibat adanya dugaan asap yang muncul tersebut.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/Nasuha
Pagi ini Jumat (30/7/2021) terpantau yang diduga asap mulai menyelimuti langit Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  Bau menyengat yang diduga asap pagi ini Jumat (30/7/2021) di Pekanbaru, dibantah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) adanya muncul asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Forecaster on duty BMKG Pekanbaru Yasir P menjelaskan berdasarkan pantauan BMKG pagi ini jarak pandang sekitar 7 kilometer di Pekanbaru, dan hotspot update pukul 23.00 wib terpantau 79 titik di wilayah Provinsi Riau.

"Untuk pagi hari biasanya memang jarak pandang dibawah 8 kilometer, bisa disebabkan oleh partikel kering di udara / haze, belum tentu disebabkan oleh asap,"ujar Yasir P.

Sebagaimana diketahui, Pagi ini Jumat (30/7/2021) terpantau yang diduga asap mulai menyelimuti langit Pekanbaru, tidak hanya bisa dilihat namun penciuman juga sudah mulai menyengat akibat munculnya asap tersebut.

Baca juga: Kabut Asap Menyelimuti Pekanbaru Pagi Ini, Tercium Bau Menyengat

Baca juga: Karhutla di Riau, Tiga Heli Dikerahkan ke Dua Wilayah yang Masih Terbakar

Pantauan Tribunpekanbaru.com di daerah Kecamatan Kulim Pekanbaru, jarak pandang mulai berkurang akibat adanya dugaan asap yang muncul tersebut.

Seorang warga Tomi mengakui bau menyengat sudah mulai dirasakannya Jumat pagi, ia yakin bau menyengat ini berasal dari bekas kebakaran hutan dan lahan.

"Baunya sudah terasa menyengat ke hidung, dan hari ini baru jelas kelihatan asapnya,"ujar Tomi warga Kulim Pekanbaru itu.

Tribunpekanbaru.com juga melihat jarak pandang terganggu, yang biasanya bila dilihat dari arah Kulim ke arah pasir putih akan terlihat Hotel Labersa, namun pagi ini tertutup oleh kabut yang diduga asap tersebut.

Sebelumnya, jumlah titik panas di Riau berkurang dari hari sebelumnya, hanya 79 titik terpantau Kamis (29/7/2021), terbanyak ada di Kabupaten Pelalawan 28 titik, sedangkan sehari sebelumnya mencapai 248 titik di Riau.

Selain di Pelalawan terbanyak disusul kabupaten Meranti 13 titik, berikutnya Dumai 9 titik, Siak 8 titik, Inhil 7 titik, Inhu 6 titik, Kampar 4 titik, Bengkalis dan Kuansing masing-masing 2 titik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved