Breaking News:

Dumai

Karhutla Di Lubuk Gaung Belum Tuntas Justru Muncul Titik Api Baru Di Bangsal Aceh Kota Dumai

Hingga Kamis kemarin luas kebakaran lahan di Kota Dumai tercatat 36 Hektare. Disaat petugas berupayan menjinakkan api muncul titik api di Bangsal Aceh

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
istimewa
Petugas berjibaku padamkan dan lakukan pendinginan Karhutla di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Sungai Sembilan semakin meluas.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Dumai, pada Kamis (29/7/2021) sudah sekitar 39  hektare (Ha) lahan yang terbakar di Kelurahaan Lubuk Gaung, kecamatan Sungai Sembilan, tepatnya di RT 21. ‎

Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Amrizal Anara mengungkapkan, bahwa Kondisi Karhutla di Dumai makin meluas yang mana kebakaran lahan di Kelurahan Lubuk Gaung kecamatan Sungai Sembilan, sekitar 14  hektare yang awalnya kurang lebih 25 Ha, sehingga total lahan terbakar kurang lebih sekitar 39 Ha. 

Ia menambahkan, ‎saat  ini tim Satgas Karhutla Kota Dumai, sedang fokus dalam upaya pemadaman dan pendinginan di beberapa titik api sekaligus melakukan pendinginan, di kelurahaan Lubuk Gaung.

"Kita prediksi  lahan yang terbakar akan bertambah, mengingat kondisi di lapangan kelurahaan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan, masih berangin dan panas terik," Katanya, Jumat (30/7/2021)

Baca juga: Petugas Mulai Kelelahan, 3 Hari Padamkan Api di Dumai Tak Kunjung Padam, Riau Dikepung Karhutla

Baca juga: Di Terik Matahari Dihembus Angin Kencang,Karhutla di Dumai Bakar Lahan Gambut, Api Makin Sulit Mati

Titik Api Kembali Muncul di Bangsal Aceh

Amrizal menerangkan, bahwa pada Jumat (30/7/2021), timbul kembali titik api di kelurahaan Bangsal Aceh, kecamatan Sungai sembilan, dan tim sudah turun untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi, 

"Untuk luas lahan yang terbakar di titik baru yakni di kelurahaan Bangsal Acah masih kami  hitung, nanti kalau sudah ada laporannya akan k‎ami akan berikan," imbuhnya. 

Diakuinya, saat ini tim satgas darat karhutla masih terus berjibaku dalam  melakukan ‎pemadaman dan pendinginan. 

Lebih lanjut dijelaskanya, kendala di lapangan yang ditemui, selain  kondisi cuaca panas, dan lahan gambut serta angin kencang, menyulitkan tim untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Amrizal   menyebutkan  kondisi lahan gambut memang membuat lahan mudah terbakar, karena sore api sudah berhasil dipadam, namun saat malam api kembali  menjalar sehingga saat pagi luas lahan terbakar semakin luas, ditambah angin kencang.

Dirinya mengaku, bahwa hingga saat ini tim satgas darat, baik TNI Polri dibantu manggala agni, BNPB Provinsi dan Satpol PP Provinsi, serta perusahaan disekitar, masih berjibaku melakukan pemdaman dan pendinginan.

"Kita meminta doa nya lah kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla, ‎semoga hujan bisa segera turun," harapnya. 

Selain itu, tambahnya, kepada Camat dan Lurah se-Kota Dumai beserta seluruh jajarannya agar proaktif menjaga lingkungan dan melaporkan sekiranya ada hotspot/titik api kepada Posko Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan BPBD Kota Dumai agar dilakukan tindakan cepat pencegahan dan pemadaman. 

"Kita mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri serta pihak yang yang ikut membantu dalam penanganan Karhutla Di Dumai," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra ‎)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved