Senin, 20 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Perbatasan Masih Mencekam, China-India Bakal Gelar Pertemuan Bahas Ladakh

Dilansir dari India Today, kedua belah pihak akan membahas pelepasan dari daerah Sumber Air Panas dan Dataran Tinggi Gogra di Ladakh timur.

AFP
Perbatasan negara India dan China, di dekat sektor Naku La di Sikkim, lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut di kawasan Himalaya. Pada Sabtu 9 Mei 2020 terjadi ketegangan hingga terjadi baku hantam antara tentara India dan China. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - India dan China akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Moldo di sisi China dari Garis Kontrol Aktual (LAC) pada Sabtu (31/7/2021) besok.

Pertemuan tersebut membahas masalah di perbatasan, Ladakh.

Dilansir dari India Today, kedua belah pihak akan membahas pelepasan dari daerah Sumber Air Panas dan Dataran Tinggi Gogra di Ladakh timur.

Ditambahkan bahwa pihak India telah menjelaskan bahwa mereka akan menyetujui de-eskalasi hanya jika dilakukan secara simultan dan penarikan pasukan sama.

Selain itu, langkah-langkah tersebut harus mengatasi masalah keamanan bersama.

Kedua negara telah terlibat dalam kebuntuan militer selama hampir satu tahun.

Namun, kedua belah pihak melepaskan diri dari wilayah Danau Pangong yang paling kontroversial bulan lalu setelah pembicaraan ekstensif di tingkat militer dan politik.

Pada 22 Juli, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MEA) Arindam Bagchi mengatakan Menteri Luar Negeri (EAM) S Jaishankar dalam pertemuannya baru-baru ini dengan timpalannya dari China sepakat bahwa putaran berikutnya dari pembicaraan tingkat komandan militer harus diadakan "di yang paling awal".

“EAM S Jaishankar bertemu dengan Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada 14 Juli di Dushanbe di sela-sela pertemuan Menteri Luar Negeri SCO.

"Kedua pemimpin sepakat bahwa putaran berikutnya dari pembicaraan tingkat komandan militer harus diadakan di paling awal," kata Bagchi.

Dia menambahkan bahwa kedua belah pihak sepakat bahwa India dan China harus membahas semua masalah yang tersisa dan mencari "solusi yang dapat diterima bersama".

Juru bicara itu menambahkan bahwa S Jaishankar menyebutkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat bahwa perpanjangan situasi yang ada di LAC tidak untuk kepentingan kedua belah pihak, dan bahwa itu "tampak berdampak pada hubungan secara negatif".

Tags
China
India
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved