Breaking News:

Video Berita

VIDEO: 3 Titik Api Karhutla Muncul di Teluk Meranti Pelalawan, Petugas Terkendala Minimnya Stok Air

Kebakaran muncul di Kecamatan Teluk Meranti di tiga lokasi yakni dua titik Karhutla di Desa Pulau Muda dan satu titik di Desa Segamai.

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK MERANTI - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Pelalawan Riau dua pekan terakhir menimbulkan puluhan titik panas atau hotspot yang terpantau dari satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Kamis (29/07/2021).

Dari 37 titik panas atau hotspot yang muncul di Pelalawan, sedikitnya terdapat tiga titik api atau firespot yang telah menjelma menjadi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kebakaran muncul di Kecamatan Teluk Meranti di tiga lokasi yakni dua titik Karhutla di Desa Pulau Muda dan satu titik di Desa Segamai. Api terpantau sejak dua hari yang lalu dan saat ini dalam proses pemadaman.

"Saat ini tim sedang melakukan operasi pemadaman darat di Teluk Meranti. Ada tiga lokasi yang sedang terjadi Karhutla di sana," terang Pelaksana tugas (Plt) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (29/07/2021).

Abu Bakar menjelaskan, dua titik Karhutla di Desa Pulau Muda terjadi di Parit Murni dan Parit Desa.

Lahan yang terbakar di Parit Murni merupakan lahan milik masyarakat yang ditumbuhi kelapa sawit.

Api muncul sejak Selasa (27/07/2021) siang dan upaya pemadaman dilakukan tim gabungan dari berbagai instansi yang saat ini berada di lokasi.

Sedangkan Karhutla di Parit Desa muncul di kawasan hutan yang berdampingan dengan areal perusahaan. Proses pemadaman ditangani oleh tim Damkar perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Satu titik Karhutla lainnya berada di Desa Segamai yang muncul sejak Rabu (28/07/2021) lalu. Lokasinya cukup jauh dari titik api lainnya dan proses pemadaman dilakukan masyarakat setempat menggunakan alat seadanya.

"Personil dari kabupaten sudah kita kirim dua hari yang lalu untuk membantu tim yang sudah ada disana sebelumnya," tambah Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini.

Kabid Kedaruratan BPBD Pelalawan, Ahmadi menyebutkan, pihaknya sudah berada di lokasi setelah menerima titik api yang muncul di Desa Pulau Muda.

Proses pemadaman dilakukan bersama instansi lain seperti Manggala Agni, serta tim rayon kecamatan lainnya.

Upaya pemadaman terkendala dengan minimnya ketersediaan air di lokasi Karhutla. Stok air yang berada di kanal atau parit tidak ada lagi dan telah mengering sejak musim kemarau.

"Stok air cukup jauh dari lokasi. Harus menyambung selang sekitar 200 meter lebih. Itu kendala kita disini," jelas Ahmadi. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved