Breaking News:

Belut Masuk Ke Dubur, Pria Di China Dilarikan Ke Rumah Sakit, Pengakuannya Buat Malu

Ia dilarikan ke rumah sakit di Xinghua, Provinsi Jiangsu, China Timur setelah pria itu tak bisa mengeluarkan belut setelah ia memasukannya ke duburnya

Editor: Guruh Budi Wibowo
Gambar oleh PENEBAR dari Pixabay
belut 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria Cina dilarikan ke rumah sakit dengan belut hidup berukuran besar di dalam ususnya.

Ia dilarikan ke rumah sakit di Xinghua, Provinsi Jiangsu, China Timur setelah pria itu tak bisa mengeluarkan belut setelah ia memasukannya ke duburnya.

Belut itu menggigit usus besarnya hingga membuatnya histeris kesakitan.

Dilansir dari Daily Mail, pria yang tidak disebutkan namanya itu mengklaim bahwa dia memutuskan untuk menggunakan makhluk itu untuk mengatasi masalah ususnya setelah mengikuti pengobatan tradisional.

Namun, dokter meragukan pengakuan pria itu.

Dokter pun mengoperasi untuk mengeluarkan belut, yang masih hidup, tetapi memperingatkan pria itu bahwa dia bisa mati karena hemolisis yang disebabkan sel darah merah hancur akibat bakteri usus besar mencapai perut.

Dia awalnya menghindari mencari perhatian medis untuk rasa sakit karena dia 'pemalu', Global Times melaporkan.

Tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung pengobatan tradisional yang diikuti pria itu.

Kejadian serupa juga dialami oleh pria China berusia 50 tahun lainnya.

Ia memasukkan belut 16 inci atau sekitar 50 sentimeter ke dalam duburnya.

Ikan hidup itu merobek usus pria itu sebelum mati dan tersangkut di perutnya selama seminggu.

Berita itu terungkap setelah pria itu mencari perhatian medis di Rumah Sakit Huangjiang di Dongguan, provinsi Guangdong, karena sakit perut yang parah.

Dokter mengeluarkan ikan dalam operasi darurat dan mengatakan organ pria itu telah terinfeksi parah dan dipenuhi dengan kotoran.

Pria itu dirawat dalam perawatan intensif selama tiga hari sebelum dipulangkan.(Tribunpekanbaru.com).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved