Breaking News:

FAKTA Penganiayaan Keji Pasutri di Pelalawan,Disulut Besi Panas,9 Pelaku Gantian Pukul Pakai Kayu

Pasutri di Pelalawan dianiaya 9 pelaku dengan cara keji hingga sang istri tewas. 2 korban diikat disulut besi panas lalu dipukul pakai kayu, sadis

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Para pelaku dihadirkan Polres Pelalawan saat pers rilis di aula Mapolres, Minggu (1/8/2021). Pasutri di Pelalawan disiksa secara keji. Disulut besi panas lalu 9 pelaku gantian pukul pakai kayu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan 9 orang kepada pasangan suami istri (pasutri) Anugerah Daeli (35) dan Yulina Hia (27), diungkap Polres Pelalawan dan keterangan resmi disampaikan pada Minggu (1/8/2021).

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan tergambar sadisnya para pelaku menyiksa Anugrah Daeli dan istrinya selama dua hari.

1. Korban dan Para Pelaku Tinggal di Satu Camp

Padahal para pelaku dan korban merupakan rekan kerja yang tinggal dalam satu camp atau barak di Areal PT RAPP sektor Pelalawan TPK 17 line 39 Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan.

Pasutri yang menjadi korban diikat, dipukuli, serta badannya disulut menggunakan besi panas.

Akibatnya korban Anugrah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan korban Yulina meninggal dunia.

"Korban Yulina dibawa ke hutan berjarak 1 kilometer dari camp dan para pelaku menguburkannya di lokasi itu," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, dalam keterangan pers Minggu (1/8/2021).

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK dalam konferensi pers yang juga menghadirkan 9 tersangka pengeroyokan pasutri yang dituding punya ilmu guna-guna.
Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK dalam konferensi pers yang juga menghadirkan 9 tersangka pengeroyokan pasutri yang dituding punya ilmu guna-guna. (istimewa)

2. Dua di Antara 9 Pelaku Perempuan

Sembilan pelaku yang terlibat dalam kasus pengeroyokan ini, dua orang di antaranya berjenis kelamin perempuan, telah ditangkap dan diamanatkan polisi.

Adapun identitas para pelaku yakni MH (35) yang merupakan kepala rombongan para pelaku maupun korban yang bekerja di are PT RAPP sektor Pelalawan TPK 17 line 39 di Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved