Breaking News:

Malaysia Bergejolak, Perdana Menteri Didesak Mundur, Dinilai Gagal Tangani Covid-19

Ratusan pengunjuk rasa menggelar aksi damai di pusat kota Kuala Lumpur, mereka mendesak Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mundur

Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: rinalsagita
instagram@muhyiddin yassin
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Ratusan pengunjuk rasa menggelar aksi damai di pusat kota Kuala Lumpur pada Sabtu (31/7/2021).

Para pengunjuk rasa tersebut menuntut Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin untuk mengundurkan diri.

Ia diminta meletakan jabatan, karena rezim yang dipimpinnya gagal dalam menangani wabah Virus Corona di Malaysia.

Saat aksi itu digelar, jalan-jalan di sekitar Lapangan Merdeka, tempat parade Hari Nasional sering diadakan, langsung ditutup aparat kepolisian.

Para pengunjuk rasa tampak membawa bendera hitam dan mengangkat plakat bertuliskan “Kerajaan Gagal” – sebuah tagar yang populer di media sosial selama berbulan-bulan belakangan.

Demonstrasi itu sendiri diorganisir oleh koalisi kelompok pemuda dan masyarakat sipil, yang disebut Sekretariat Solidaritas Rakyat.

Dalam aksinya, mereka membawa replika jenazah yang dibungkus kain putih untuk melambangkan tingginya angka kematian harian Covid-19 di Malaysia,

Baca juga: Keparahan Kasus Covid-19 di Malaysia, Jasad Menumpuk di Kamar Mayat, Awan Kengerian Negeri Jiran

Baca juga: Malaysia Bergejolak! Ratusan Dokter Muda Mogok Kerja: Tuntut Insentif & Pekerjaan Tetap

Koalisi juga menyerukan sidang parlemen penuh dan moratorium pinjaman bank otomatis untuk meringankan kesulitan yang dipicu oleh penguncian Covid-19 yang sedang berlangsung.

Kasus Covid-19 harian Malaysia sendiri mencapai rekor tertinggi pada hari Sabtu (31/7/2021) yakni 17.786 orang terinfeksi.

Ini lebih dari dua kali lipat dari 6.988 kasus yang terjadi pada 1 Juli silam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved