Breaking News:

Apa Itu Madu Lebah Melifera? Budidaya Lebah Melifera di Riau Hasilkan Rp 160 Juta Sepekan

Apa itu Madu lebah melifera ? Tribunpekanbaru.com akan melihat budidaya lebah melifera di Riau yang sudah menghasilkan Rp 160 juta sepekan

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Apa Itu Madu Lebah Melifera? Budidaya Lebah Melifera di Riau Hasilkan Rp 160 Juta Sepekan. Foto: Madu Lebah Melifera bisa langsung diminum. 

Dalam perjalanan itu, kebun sawit dan kebun akasia dibelah jalan tanah selebar 7 meter.

Sebelah kanan kami, hamparan akasia membentang sejauh mata memandang dan, sebelah kiri terlihat kebun sawit yang setengah semraut.

Di dalam kebun sawit itu terlihat ratusan kotak dipajang tak beraturan.

Itulah penangkaran lebah melifera milik Kelompok Tani Duo Rimbo Madu yang diketuai Amri (41). 

Penangkaran lebah melifera itu baru dimulai sejak Juli 2020. Hasil produksinya sudah dijual kemana-mana, bahkan sudah sampai ke negeri Paman Syam, Amerika Serikat.

Karakter Madu yang dihasilkan juga cukup unik, warnanya coklat mengkilat kehitaman dan rasanya kental dan manis.

Meski hasil produksi lebah melifera mereka diminati, tetapi Kelompok Tani Duo Rimbo Madu ini belum mendapatkan pelanggan tetap. 

Informasi ini yang membuat PT Kimia Tirta Utama (KTU), Astra Agro Lestari Grup tertarik untuk membantunya.

Administratur PT KTU Hubbal K Sembiring dan Asisten CSR PT KTU Slamet Riyadi datang ke Segintil, menyusul Bupati Siak Alfedri dan Wakil Ketua I DPRD Siak Fairus dan rombongan.

Mereka melihat penangkaran lebah Madu melifera yang baru eksisting sejak masa Pandemi Covid 19 tahun lalu. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved