Breaking News:

Meledak Lagi, Tambah 45 Pasien Covid-19 di Pelalawan, Kasus Aktif Melonjak Drastis Sepekan Terakhir

Sebanyak 45 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Senin (2/8/2021) di Pelalawan.Kasus aktif melonjak drastis sepekan terakhir

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Pasien Covid-19 harian pada Senin (2/8/2021) di Kabupaten Pelalawan Riau kembali meledak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Penambahan pasien Covid-19 harian pada Senin (2/8/2021) di Kabupaten Pelalawan Riau kembali meledak. Sebanyak 45 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Senin ini.

Dari 45 pasien baru Covid-19 ini, sebanyak 22 orang diantaranya menjalani isolasi mandiri lantaran tidak memiliki keluhan berat.

Sedangkan 23 lainnya dirawat di rumah sakit (RS) di Pelalawan dan Kota Pekanbaru karena mengalami keluhan klinis serta membutuhkan penanganan khusus.

"Penambahan kasus masih terjadi dan cukup tinggi. Memang siklusnya terus naik. Kita imbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan dalam beraktifitas," terang juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, Senin (02/08/2021).

Kepada tribunpekanbaru.com Asril mengatakan, dengan penambahan kasus yang signifikan ini, membuat kasus aktif di Pelalawan kembali melonjak.

Kondisi ini telah berlangsung selama satu pekan terakhir dengan penambahan yang cukup banyak.

Sebaran kasus ini yang menyebabkan Pelalawan masih masuk dalam zona merah Covid-19 sejak pekan lalu.

Saat ini ada 303 kasus aktif Covid-19 di Pelalawan dengan pembagian 164 menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Pekanbaru maupun Pangkalan Kerinci.

Sedangkan 139 pasien lainnya direkomendasikan untuk isolasi mandiri atau isoman, baik di lokasi yang difasilitasi Satgas maupun di rumah masing-masing.

Kasus kematian pasien Covid-19 juga meningkatkan menjadi 133 sepanjang pandemi corona.

Dinas Kesehatan (Diskes) terus mengupayakan 3 T yakni Tracing, Testing, dan Treatment terhadap pasien baru Covid-19 ini.

Untuk memutus mata rantai penularan virus di kalangan keluarga maupun kerabat dekat pasien.

"Tim Puskesmas dan kecamatan terus melakukan 3 T sesuai prosedur penanganannya. Sekarang hasil rapid test antigen sudah bisa sebagai dasar menyatakan pasien terinfeksi virus corona," ujar Asril.

( Tribunnpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved