Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Vaksin Selalu Kosong, DPRD Pekanbaru Minta Kota Ini Jadi Prioritas Dapat Jatah Vaksin

Ketersediaan vaksin di Pekanbaru selalu kosong. Padahal, banyak RT dan RW zona merah di Kota Pekanbaru. Ini permintaan DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Ketersediaan vaksin di Kota Pekanbaru selalu kosong. Padahal, banyak RT dan RW zona merah di Kota Pekanbaru. FOTO: Seorang warga saat akan disuntik vaksin Covid-19 oleh vaksinator beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Riau hingga saat ini masih menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketersediaan vaksin di Kota Pekanbaru selalu kosong. Padahal, banyak RT dan RW zona merah di Kota Pekanbaru.

Di sisi lain, jatah yang diterima Kota Pekanbaru dari Pemprov Riau, selalu tak sesuai harapan.

Terakhir, pada akhir Juli kemarin, Diskes Pekanbaru mengatakan, Kota Pekanbaru hanya mendapatkan 300 vial atau 3.000 dosis vaksin. Jatah yang didapat itu sudah tidak ada lagi di gudang penyimpanan.

Jumlah tersebut jauh dari yang dibutuhkan. Sebab, fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) di Kota Pekanbaru saja ada 49, dikali 10 vial sudah 490 vial atau 4.900 dosis.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP berharap, agar ke depannya, jatah vaksin untuk Kota Pekanbaru menjadi prioritas dari kabupaten/kota yang ada di Riau.

"Kami melihat, antuisas warga sudah cukup tinggi. Tentunya harus dibarengi dan disinkronkan dengan ketersediaan vaksin. Sekarang kan yang sudah vaksin pertama namun belum vaksin kedua, jadi terjeda," sebut Hamdani, Senin (2/8/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Kondisi ini juga diharapkan, agar pemerintah bisa memastikan ketersediaan vaksin. Apalagi sekarang, Kota Pekanbaru sedang mengalami kelangkaan vaksin.

"Jangan biarkan terlalu lama, desak Pemprov Riau, jika perlu jemput bola. Karena urusan vaksin ini jadi kewenangan pemerintah pusat, yang didistribusikan melalui Pemprov. Kita minta prioritaskan Kota Pekanbaru," terangnya.

Seperti diketahui, sebanyak 103.907 warga Pekanbaru, mulai usia 12 tahun hingga lanjut usia, belum mendapat suntikan dosis kedua hingga 28 Juli 2021 lalu.

Sementara, warga yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 312.304 orang. Plt Kepala Diskes  Pekanbaru Arnaldo Eka Putra, Jumat (30/7/2021), mengatakan, total warga yang telah divaksin dosis pertama 312.304 orang. Total warga yang telah divaksin dosis kedua 208.397 orang.

"Total warga yang belum divaksin lengkap 103.907 orang," paparnya. Sementara itu, hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi kapan vaksin akan datang. Namun, saat rapat beberapa hari lalu, Ia menyebut sudah meminta agar Pekanbaru diberikan separuh vaksin yang dikirim ke pemerintah provinsi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved