Breaking News:

Tips Kesehatan

CEK CARA Menghilangkan Bulu Tangan & Bulu Kaki Tanpa Efek Samping

Sedangkan bagi wanita, kaki yang bersih mulus tanpa bulu merupakan kebanggaan tersendiri dan biasanya terlihat seksi di mata pria.

tips/net
tips cara menghilangkan bulu kaki, bulu tangan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki yang terlalu lebat dan mengganggu penampilan.

Meski demikian, jangan sampai salah pilih cara menghilangkan bulu kaki.

Sebagian wanita merasa terganggu dengan bulu kaki karena dianggap merusak penampilan.

Bulu kaki yang panjang dan lebat memang lebih identik dengan pria.

Sedangkan bagi wanita, kaki yang bersih mulus tanpa bulu merupakan kebanggaan tersendiri dan biasanya terlihat seksi di mata pria.

Untuk mendapatkan kaki yang mulus tanpa bulu banyak cara yang ditempuh kaum wanita.

Namun sebaiknya pilihlah cara menghilangkan bulu kaki secara permanen atau selamanya, bukan cara yang hanya dapat menghilangkan bulu kaki selama 1 atau 2 minggu saja.

Sehingga Anda tidak perlu lagi membuang waktu, tenaga serta biaya secara berulang dan terus menerus seumur hidup Anda untuk menghilangkan bulu kaki.

Mengapa bulu kaki tetap tumbuh walau sering dicukur atau dicabut?

Mencukur atau mencabut bulu memang tidak dapat dijadikan cara menghilangkan bulu kaki secara permanen.

Anda mungkin sering kali merasa sudah mencabut bulu sampai ke akarnya, padahal Anda hanya membuat batang bulu terputus di bawah permukaan kulit saja tidak sampai akar.

Kalau begini, bisa dikatakan rasa perih yang Anda rasakan saat mencabut bulu secara paksa, tidak setimpal dengan hasil yang Anda peroleh.

Terlebih dengan mencukur, cara menghilangkan bulu kaki yang satu ini hanya dapat memotong batang bulu yang tampak di atas permukaan kulit saja, 2 sampai 3 hari berikutnya bulu kaki akan tumbuh kembali.

Kedua cara menghilangkan bulu kaki ini tidak dapat menghentikan pertumbuhan akar bulu, sehingga bulu kaki akan tumbuh secara terus menerus.

Beragam Cara Menghilangkan Bulu Kaki

Meski pertumbuhan bulu kaki adalah hal yang normal dan terjadi secara alami, sebagian wanita tetap memilih untuk menghilangkan bulu kaki, baik secara berkala maupun permanen. Di bawah ini merupakan beragam cara yang sering dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki:

Mencabut Bulu Kaki

Pencabutan biasanya dilakukan dengan pinset. Namun karena folikel masih utuh, maka bulu akan kembali tumbuh dengan cepat. Bagi yang ingin menerapkan cara menghilangkan bulu kaki yang satu ini, pastikan bahwa pinset yang akan digunakan telah dilakukan sterilisasi dengan alkohol, sehingga terhindar dari kuman dan penyakit.

Mencukur Bulu kaki

Mencukur adalah cara yang paling umum dan mudah dilakukan untuk menghilangkan bulu kaki.

Teknik yang paling efektif adalah dengan mencukur searah dengan arah pertumbuhan rambut.

Banyak yang beranggapan bahwa mencukur akan membuat bulu tumbuh makin lebat, padahal sebenarnya tidak. Untuk mendapat hasil maksimal, mencukur perlu dilakukan secara berkala ketika bulu kaki mulai tumbuh.

Mencukur bulu kaki bisa menyebabkan bulu tumbuh ke bawah kulit dan radang pada folikel rambut atau folikulitis. Ada dua hal yang harus diperhatikan saat akan mencukur bulu kaki. Pertama, basahi dan usapkan sabun atau krim cukur pada area yang akan dicukur. Kedua, jangan lupa membersihkan dan mengganti pisau cukur secara teratur.

Krim Perontok

Bulu kaki bisa dihilangkan dengan krim atau losion yang dioleskan pada permukaan kulit.

Kandungan bahan kimia yang ada di dalam krim perontok ini mampu meluruhkan protein pada bulu yang ingin dihilangkan.

Setelah dioleskan ke kulit dan menunggu selama beberapa saat, bulu akan rontok saat diusap. Cara ini dapat bertahan lebih lama daripada mencukur, kira-kira seminggu.

Waxing atau Pengangkatan Bulu dengan Lilin

Prosedur waxing ini dilakukan dengan menggunakan lilin panas atau lilin dingin. Pertama-tama, bahan lilin akan dioleskan ke permukaan kulit sesuai arah pertumbuhan bulu, kemudian di atasnya diletakkan plester kain. Saat plester diangkat, bulu yang sudah menempel pada lilin akan tercabut. Waxing perlu diulang tiap beberapa minggu.

Selain akan terasa sakit pada waktu plester diangkat, pada beberapa kasus, waxing juga dapat menyebabkan kulit kemerahan, bahkan infeksi di sekitar folikel. Krim antibakteri mungkin diperlukan setelah melakukan waxing untuk menghindari infeksi.

Makin sering melakukan waxing, maka risiko infeksi akan semakin berkurang.

Sebelum melakukan waxing, sebaiknya biarkan bulu sedikit memanjang, karena lilin harus menjangkau setidaknya 6-7 mm bulu agar dapat mencabutnya secara sempurna.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved