Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Sudah Surati Pemko 2 Kali Soal Pembahasan APBD 2022, Hamdani: Belum Dikirim

DPRD Pekanbaru belum bisa menjadwalkan pembahasan APBD Murni 2022. TAPD, belum juga mengirimkan KUA-PPAS Rancangan APBD 2022 ke DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru belum bisa menjadwalkan pembahasan APBD Murni 2022.

Sebab, hingga pekan pertama Agustus ini, Pemko Pekanbaru melalui Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD), belum juga mengirimkan KUA-PPAS Rancangan APBD 2022 ke DPRD Pekanbaru.

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP menjelaskan, dengan belum dikirimnya KUA PPAS dari Pemko Pekanbaru, pihaknya belum bisa menjadwalkan pembahasan Rancangan APBD 2022 dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus).

"Ya, belum dikirim. Hingga saat ini belum sampai ke DPRD (KUA-PPAS)," tegas Hamdani kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (5/8/2021).

Terkait ikhwal ini, kata Hamdani, DPRD sudah melayangkan surat dua kali ke TAPD Pemko Pekanbaru. Isi suratnya, meminta Pemko Pekanbaru segera mengirimkan KUA PPAS, sehingga pembahasan R-APBD 2022 bisa sesuai jadwal.

"Jadi, kita sekarang sifatnya masih menunggu lah. Mudah-mudahan dalam pekan ini dokumen yang kita minta, bisa dikirimkan Pemko," pinta Politisi PKS ini.

DPRD Pekanbaru sendiri menjadwalkan akan membahas R-APBD 2022 lebih dahulu, setelah itu baru pembahasan APBD Perubahan 2021.

Meski demikian, untuk pengesahannya, tetap lebih dahulu APBD Perubahan 2021, yang diperkirakan Bulan September atau awal Oktober.

Sementara untuk pengesahan APBD Pekanbaru 2022, sesuai aturan, paling lambat pada akhir November 2021.

Seperti diketahui, APBD Pekanbaru 2021 sebesar Rp 2,597 triliun. APBD murni 2021 Pemko Pekanbaru mengalami refocusing anggaran untuk penanganan covid-19, sesuai arahan dari pemerintah pusat. Pergeseran berkisar 8 persen dari total anggaran tahun 2021.

Untuk anggaran 2022, mengalami penurunan yang signifikan. Penurunannya hingga Rp 400 miliar lebih, akibat lesunya ekonomi karena hantaman pandemi Covid-19.

Paling banyak nanti taksiran untuk APBD 2022, sekitar Rp 2,1 triliun. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved