Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Mahasiswa Kukerta Bagikan Masker pada Warga Desa Berancah Bengkalis

"Kami mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan berupa masker sekitar 5.000 masker. Masker ini yang kita bagikan kepada masyarakat," terangnya.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Desa Berancah Kecamatan Bantan tengah.

Para mahasiswa ini berasal dari tiga kampus berbeda diantaranya Universitas Riau, UIN Suska Riau dan STAIN Bengkalis.

Meskipun berbeda kampus dalam melaksanakan pengabdian mereka berklaborasi melaksanakan kegiatan bersama. Satu diantaranya program pengabdian yang dilaksanakan yakni pembagian masker dan edukasi penggunaan masker ditengah pandemi Covid 19 ini, Rabu (5/8) kemarin.

Muhammad Faizal Noor Mahasiswa dari Universitas Riau selaku ketua pelaksana ini mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakannya merupakan program Kukerta yang sudah diajukannya kepada pihak Kampus.

Sebelum membagikan masker mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Desa dan Dinas Kesehatan Bengkalis.

"Kami mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan berupa masker sekitar 5.000 masker. Masker ini yang kita bagikan kepada masyarakat," terangnya.

Menurut dia, sempat kewalahan dalam membagikan masker yang jumlahnya cukup banyak ini. Namun dengan berklaborasi bersama rekan rekan Kukerta lainnya dari UIN Suska dan STAIN Bengkalis pembagian masker bisa berjalan dengan efektif.

Sementara itu masyarakat Berancah menyambut antusias kegiatan para mahasiswa ini. Satu diantaranya diungkap Harmoko, yang mengatakan kegiatan pembagian masker ini sangat bermanfaat sekali untuk menjaga protokol kesehatan, serta secara tidak langsung dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menggunakan masker dalam beraktifitas.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, setidaknya kami sebagai masyarakat bisa meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan," terangnya.

Selain pembagian masker para mahasiswa ini dilakukan pembagian handsanitizer untuk beberapa instansi yang ada di desa. Pembagian handsanitaizer diberikan di dua puluh tiga instansi yang ada.

"Kita bagikan kebeberapa instansi, mulai dari kantor pemerintahan desa, BPD, Posyandu, BUMDes dan tempat ibadah serta Sekolah sekolah. pembagian dilakukan bersama sama dengan membagi beberapa kelompok," terang Faizal.

Sementara itu Kepala Desa Berancah Turadi menyambut baik kegiatan mahasiswa Kukerta di desanya ini. Menurut dik Kegiatan ini sekaligus bentuk sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat dan penerapan protokol kesehatan.

“Ini menjadi edukasi secara langsung tentang penggunaan masker yang menjadi kewajiban dimasa pandemi. Tentunya ini perlu ditingkatkan untuk program pemakaian masker kepada masyarakat," terangnya.

Untuk desa Berancah sejauh ini sempat sekita lima sampai enam kasus terkonfirmasi Covid-19. Kasus ini terjadi pada bulan Juni lalu, sebanyak tiga kasus ditemukan. Kemudian bulan Juli ada dua kasus serta bulan Agustus ini ada satu kasus Covid-19.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved