Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Israel Ngaku Siap Serang Iran, Tapi, Mau Diskusi Dulu dengan Amerika Serikat

Katanya mau serang Iran. Sebut Iran sebagai tantangan besar bagi Israel. Tapi mau nyerang saja, Israel ngaku diskusi dulu dengan Amerika Serikat

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Military_Material dari Pixabay
(ilustrasi) Israel ngaku siap serang negara Iran, tapi mereka mau diskusi dulu dengan Amerika Serikat 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Untuk pertamakalinya Israel lantang mengatakan siap menyerang Iran.

Dengan bersembunyi dibalik kekuatan Amerika Serikat, Isarel mulai memperlihatkan tajinya.

Negara ini bahkan secara gamblang mengatakan Iran sebagai dalang dari serangan drone di sebuah kapal tanker milik Israel.

Tuduhan tersebut didukung oleh Inggris dan Amerika Serikat.

Baca juga: Israel Mulai Berani, Kerahkan Jet Tempur Serang Lebanon, Amerika Serikat Langsung Bereaksi

Baca juga: Jumlah Pembenci Yahudi Di Inggris Pecah Rekor, Buntut Dari Serangan Israel Di Palestina

Mendapat dukungan penuh dari sekutunya, Isarel kini berani mengatakan bahwa Iran adalah tantangan bagi Isarel.

Meski mengatakan siap menyerang Iran, namun Isarel tidak bisa lepas dari sekutunya AS.

Isarel mengatakan akan berdiskusi dulu dengan AS

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyatakan bahwa negaranya siap menyerang Iran, sebuah pernyataan yang semakin memanaskan dua musuh bebuyutan ini.

Pernyataan tersebut dilontarkannya menyusul serangan drone terhadap sebuah kapal tanker yang dioperasikan Israel di lepas pantai Oman.

Bersama AS dan Inggris, Israel menuding Iran sebagai dalang di balik serangan yang menewaskan dua awak kapal tersebut.

Di sisi lain, Teheran membantah tudingan itu sebagaimana dilansir Newsweek. "Israel siap menyerang Iran, ya," kata Gantz kepada Ynet, Kamis (5/8/2021).

“Kami berada pada titik di mana kami perlu mengambil tindakan militer terhadap Iran. Dunia perlu mengambil tindakan terhadap Iran sekarang,” tambah Gantz.

Gantz juga mengatakan kepada Ynet bahwa Teheran ingin menantang Israel di beberapa front.

Fornt yang dimaksud seperti membangun pasukan di Lebanon, mengerahkan milisi di Suriah serta Irak, dan mempertahankan pendukungnya di Yaman.

"Iran adalah masalah global dan regional serta tantangan Israel," ujat Gantz. Dia menambahkan, Israel sedang melakukan diskusi dengan sekutunya, AS.

Baca juga: Begitu Perhatiannya AS kepada Israel, Sediakan Berbagai Senjata Canggih bagi Sekutunya Itu

Baca juga: Dua Atlet Ini Tolak Lawan Atlet Israel, Bela Palestina di Olympiade 2020

"Kami tahu bahwa ketika milisi di Gaza melancarkan serangan terhadap Israel, mereka melakukannya dengan dukungan dan desakan Iran," tutur Gantz.

Salah satu perwira tinggi militer Israel, Letnan Jenderal Aviv Kochavi, pada Januari sempat menuturkan bahwa pasukannya diinstruksikan untuk mempersiapkan kemungkinan serangan terhadap Iran.

Peringatan

Pada Rabu (4/8/2021), Panglima Garda Revolusi Iran Hossein Salami mengeluarkan peringatan kepada negara-negara yang mengancam negaranya, terutama Israel.

"Tidak ada tindakan, dari musuh mana pun pada titik mana pun dan dengan ruang lingkup apa pun, yang dapat ditoleransi dan tidak akan mendorong kita untuk menunjukkan respons yang tegas," ujar Salami.

Wakil Duta Besar Iran untuk PBB Zahra Ershadi membantah klaim Israel bahwa Teheran merupakan dalang di balik serangan terhadap kapal tanker di Oman.

Baca juga: Memang Dasar PERUSAK, 8 Atlet Israel Bertingkah, Kelakuan Mereka Bikin Geram Warga Jepang

Dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan PBB, dia mengatakan bahwa Israel memiliki catatan kelam ihwal menyerang kapal komersial dan kapal sipil.

Sumber Kompas.com

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved