Breaking News:

Video Viral Medsos, Anak Kades Terobos PPKM Level 4, Satgas Covid-19 Kecolongan, Ditangkap Polisi?

Sebuah video viral medsos, anak Kades terobos PPKM Level 4 dengan mengadakan dangdutan hingga menimbulkan kerumunan

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
capture video viral
Video Viral Medsos, Anak Kades Terobos PPKM Level 4, Satgas Covid-19 Kecolongan, Ditangkap Polisi? 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebuah video viral medsos, anak Kades terobos PPKM Level 4 dengan mengadakan dangdutan hingga menimbulkan kerumunan.

Dalam video viral medsos itu, anak Kades itu mengundang artis dangdut dan pengunjung bergoyang bersama artis itu tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Atas adanya video viral medsos itu, Satgas Covid-19 Malang kecolongan, karena tidak mengetahui adanya dangdutan yang mengakibatkan kerumunan itu.

Akankah anak Kades itu ditangkap polisi karena melanggar PPKM Level 4 dan mengangkangi protokol kesehatan?

Pesta sangdutan itu berlangsung di Kabupaten Malang dan pesta dangdutan itu berlangsung pada Selasa (3/8/2021) lalu.

Pesta dangdutan itu yang dilaksanakan oleh anak Kades Gading, Kecamatan Bululawang, Malang.

Dalam video viral medsos itu terlihat sepasang muda mudi yang sedang duet bernyanyi di atas panggung.

Tampak pula sejumlah orang bergoyang di depan panggung itu yang semuanya tidak memakai masker.

Camat Bululawang, Mardiyanto mengatakan, pesta dangdutan itu merupakan bentuk syukuran atas rencana pendirian kafe di lokasi itu.

"Masih belum dibangun kafenya. Masih peletakan batu pertama," kata Mardiyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon pada Jumat (6/8/2021).

Mardiyanto baru mengetahui ada pesta dangdutan itu keesokan harinya.

"Itu bukan acara resmi, jadi tidak ada laporan. Memang tidak tahu saya," katanya.

Dia sudah memanggil pihak yang bertanggung jawab atas gelaran pesta itu.

Inspektur Kabupaten Malang Tridyah Maistuti mengatakan, pesta dangdutan itu merupakan acara pribadi dari anak kepala desa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved