Breaking News:

Pengunjung Tempat Kuliner Kena Sasar Saat Tim Yustisi Covid-19 Pelalawan Lakukan Swab di Tempat

Pengunjung yang sedang berada di tempat kuliner, jadi sasaran tim yustisi Covid-19 Pelalawan yang langsung melaksanakan swab di tempat.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Pengunjung yang sedang berada di tempat kuliner, jadi sasaran tim yustisi Covid-19 Pelalawan yang langsung melaksanakan swab di tempat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pengunjung yang sedang berada di tempat kuliner, jadi sasaran tim yustisi Covid-19 Pelalawan yang langsung melaksanakan swab di tempat.

Tim Yustisi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau kembali menggelar razia Protokol Kesehatan (Prokes) ke tempat keramaian di Kota Pangkalan Kerinci pada Sabtu (07/08/2021) malam.

Sebanyak puluhan personil tim gabungan dari berbagai instansi yakni Satpol PP dan Damkar, TNI, Polisi, dan Dinas Kesehatan (Diskes).

Pengunjung yang sedang berada di tempat kuliner, jadi sasaran tim yustisi Covid-19 Pelalawan yang langsung melaksanakan swab di tempat.
Operasi yustisi. (Istimewa)

Operasi yustisi kali ini menyasar tempat-tempat keramaian yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat.

Seperti tempat makan ataupun pusat kuliner yang ada di Pangkalan Kerinci.

Ada beberapa tempat yang sambangi petugas dan menyasar para pengunjung yang ada di tempat.

"Kali ini kita razia ke tempat kuliner yang kerap menjadi tempat berkumpul atau menciptakan keramaian. Langsung kita lakukan pemeriksaan di tempat oleh Dinas Kesehatan," ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (08/08/2021).

Abu Bakar menyebutkan, petugas memilih pengunjung cafe dan pusat kuliner secara random untuk diperiksa.

Petugas Diskes melakukan pengecekan suhu kepada pengunjung.

Bagi yang memiliki suhu badan di atas 36 derajat, langsung dilakukan pemeriksaan swab antigen oleh petugas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved