Breaking News:

323 Ha Lahan di Pelalawan Terbakar hingga Juli 2021,Tersebar di 34 Desa, Ini Daerah Rentan Karhutla

Hingga Juli 2021, sudah 323 Ha lahan terbakar di Pelalawan yang tersebar di 34 desa

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Karhutla di Pelalawan beberapa waktu lalu. Hingga Juli 2021, 323 Ha lahan di Pelalawan terbakar, tersebar di 34 desa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih mengancam wilayah Kabupaten Pelalawan setiap tahun. Hingga Juli 2021, sudah 323 Ha lahan terbakar di Pelalawan.

Karhutla muncul di lahan gambut maupun tanah mineral dan membutuhkan upaya pemadaman yang maksimal.

Seluruh tim gabungan dari berbagai instansi selalu turun ke lokasi kebakaran setelah terdeteksi oleh satelit maupun tim kecamatan.

Sepanjang tahun 2021 ini banyak kasus Karhutla yang muncul di Pelalawan mulai periode Bulan Januari sampai Juli.

"Karhutla tahun ini sudah merata terjadi di 12 kecamatan yang ada di Pelalawan. Paling rentan di wilayah gambut yakni Kuala Kampar, Teluk Meranti, dan daerah lainnya," beber Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, Senin (9/8/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com Abu Bakar merincikan, dari 12 kecamatan ada 34 desa yang telah dilanda Karhutla selama tujuh bulan terakhir ini.

Total luas lahan yang dilalap api mencapai 323 hektare dari seluruh kasus Karhutla yang terjadi.

Sebagian besar api muncul di lahan gambut yang proses pemadamannya cukup sulit dan harus menurunkan personil yang banyak.

"Lahan gambut di Pelalawan cukup luas dan lumayan dalam. Jadi sekali terbakar, harus dipastikan padam total. Kalau tidak apinya bakal naik lagi," beber Abu Bakar.

Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan ini menyampaikan, selama ini personil gabungan dari berbagai instansi terkendala jarak tempuh yang jauh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved