Breaking News:

Kasus Covid-19 Melonjak di Kecamatan Bungaraya, Bupati Siak Turun Tangan Bagikan Masker

Tingginya angka terkonfirmasi positif Covid -19 di Kecamatan Bungaraya membuat Bupati Siak Alfedri khawatir.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri menyerahkan paket masker kepada pengurus masjid di kampung Bungaraya, kecamatan Bungaraya, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Tingginya angka terkonfirmasi positif Covid -19 di Kecamatan Bungaraya membuat Bupati Siak Alfedri khawatir.

Ia langsung turun menyerahkan paket masker ke rumah ibadah dan sejumlah pasar.

“Kita memfokuskan ke kampung-kampung dengan jumlah tertinggi kasus Covid 19 di kecamatan Bungaraya,” kata Alfedri, Senin (9/8/2021).

Adapun 5 kampung dengan kasus tertinggi dikunjungi adalah Kampung Bunga Raya (Zona Merah), Kampung Temusai (Zona Orange), Kampung Langsat Permai (Zona Orange), Kampung Kemuning Muda (Zona Orange) dan Kampung Tuah Indrapura (zona orange). Masker tersebut dibagikan ke pengurus masjid, musala, gereja dan pasar-pasar yang terdapat di kampung itu.

Alfedri menegaskan jika kasus positif Covid 19 terus meningkat maka rumah sakit mengalami over kapasitas. Sedangkan prasarana lain untuk menampung pasien juga sangat terbatas.

“Turunnya saya ke kampung-kampung membawa paket masker tentu bukan sekadar membagi-bagikan masker. Saya mengajak semua unsur untuk menyadari kondisi terkini pandemi Covid 19 agar kita semua semakin menyadari betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan,” kata Alfedri.

Dalam kesempatan itu, Alfedri juga mengingatkan pengurus masjid, musala dan gereja untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar tetap disiplin dengan kesadaran yang tinggi.

Pemuka agama juga diminta untuk melaksanakan protokol kesehatan terutama 5 M yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan pakai sabun dan Handsanitizer, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

"Diingatkan juga kepada Pengurus Mesjid, Mushalla dan Gereja yang ada diKecamatan Bunga Raya terutama bagi Pengurus Mesjid dan Mushalla, apabila ada infak dan keadaan mendesak, bisa dana infak tersebut digunakan untuk membeli masker dan sabun cuci tangan. Harapan kami agar angka Covid 19 ini bisa turun," kata Alfedri.

Sementara itu, data Satgas Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Siak menyatakan ada tambahan kasus sebanyak 112 orang. Kemudian pasien yang dirawat karena Covid 19 meninggal dunia sebanyak 8 orang.

Merupakan jumlah terbanyak per hari di kabupaten Siak selama masa pandemi Covid 19 ini.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Siak L Budhi Yuwono mengatakan, sebanyak 8 orang yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Mempura 1 orang, Siak 2 orang, Koto Gasib 2 orang, Bunga Raya 1 orang dan Kerinci Kanan 2 orang.

“Masih ada beberapa sampel lagi menunggu hasil, semuanya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak terutama yang kontak erat dengan positif yang telah diambil uji swabnya,” kata dia.

Secara akumulasi, total positif Covid 19 di kabupaten Siak mencapai 7.704 orang. Sebanyak 153 orang masih dirawat di rumah sakit dan 1062 orang menjalani isolasi mandiri. Sementara jumlah orang meninggal dunia sebanyak 248 orang.

“Total orang yang sembuh sebanyak 6241 orang, dinyatakan sehat dan sudah dipulangkan atau selesai masa isolasinya,” katanya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved