Breaking News:

PHR Targetkan 1 Juta Barel Minyak dan Gas dari Blok Rokan pada Tahun 2030, Bor 84 Sumur Tahun 2021

Pertamina Hulu Rokan atau PHR targetkan 1 juta barel minyak dan gas dari Blok Rokan pada tahun 2030, bor 84 sumur sepanjang tahun 2021

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Syarief Dayan
PHR Targetkan 1 Juta Barel Minyak dan Gas dari Blok Rokan pada Tahun 2030, Bor 84 Sumur Tahun 2021. Foto: Penggantian merek di Rumbai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RIAU - Pertamina Hulu Rokan atau PHR targetkan 1 juta barel minyak dan gas dari Blok Rokan pada tahun 2030, bor 84 sumur sepanjang tahun 2021.

Proses alih kelola Blok Rokan di Provinsi Riau dari PT Chevron Pacific Indonesia ( CPI ) ke PT PHR dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2021 pukul 00.01 WIB.

"Peralihan pengelolaan Blok Rokan tersebut akan 100 persen dan efektif ketika telah resmi beralih pada tanggal 09 Agustus 2021 pukul 00.01 WIB,” ujar Jaffee A. Suardin, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan kepada Media Sabtu (7/8/2021).

Lebih lanjut, Jaffee juga menambahkan bahwa di Blok Rokan tersebut, nantinya PHR mengelola wilayah kerja dengan luasan sekitar 6,453 km2 dengan 10 Lapangan utama yaitu Minas, Duri, Bangko, Bekasap, Balam South, Kotabatak, Petani, Pematang, Petapahan, Pager.

"Kami optimis, dengan beralihnya operatorship dari CPI ke PHR, kami akan berupaya maksimal untuk mempertahankan dan terus melakukan aktivitas operasi yang masif untuk meningkatkan produksi migas sehingga dapat memenuhi target nasional 1 Juta barel di 2030,” jelas Jaffee.

Untuk program pemboran, PHR akan melakukan pemboran sebanyak 84 sumur dan rencana program CPI yang akan di-carry over ke PHR sebanyak 77 sumur, sehingga total 161 sumur selama Agustus-Desember 2021.

Guna mendukung kelancaran kegiatan pemboran tersebut, sebanyak 291 kontrak dilakukan proses mirroring dan telah selesai 100 persen.

Selain itu sebanyak 60 kontrak baru untuk kebutuhan pre-EOC telah awarded dengan status progress 100 persen.

PHR juga melibatkan sumber daya lokal dengan program Local Business Development (LBD), karena PHR ingin masyarakat sekitar juga menjadi bagian dari kelancaran operasi perusahaan.

Sebanyak 264 kontrak telah disiapkan dengan melibatkan sedikitnya 690 vendor lokal yang masuk dalam program LBD tersebut.

Tentunya, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan Kementerian ESDM, SKK Migas, pemerintah daerah, elemen masyarakat dan pekerja CPI yang akan menjadi pekerja PHR .

"Kami bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga kami bisa mempersiapkan tahapan demi tahapan alih kelola ini dengan lancar,” ujar Jaffee.

PHR berharap pekerja ex CPI dan Pekerja Pertamina dapat berkolaborasi bersama menjadi satu tim dalam mengembangkan WK Rokan.

Melalui kolaborasi bersama diharapkan akan tumbuh semangat yang sama untuk mewujudkan visi Pertamina sebagai perusahaan migas nasional berkelas dunia.

"Bagi kami mereka adalah ujung tombak dari kesuksesan pengelolaan Blok Rokan kedepannya,” pungkas Jaffee. ( Tribunpekanbaru.com / Nolpitos Hendri )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved